Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeNewsPemerintahan

Diduga Curi Start dan Tak Ikuti Anjuran Pemerintah Terkait PSBB, Giat Balon Kades Sanja Disoal

×

Diduga Curi Start dan Tak Ikuti Anjuran Pemerintah Terkait PSBB, Giat Balon Kades Sanja Disoal

Sebarkan artikel ini

Citeureup, BogorUpdate.com
Perhelatan pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang belum memasuki fase konsolidasi (Pengenalan,) terhadap bakal calon (Balon) kades pada november 2020 mendatang, namun hal itu tak membuat Anang Sudjarwoko melakukan curi start demi mengenalkan dirinya sebagai balon kades Desa Sanja, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, kini disoal.

Selain itu, pria yang akrap disapa Koko itu juga tak mengindahkan imbauan pemerintah pusat maupun daerah yakni dengan Physical Distancing (JagaJarakFisik,red) maupun Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) demi menekan penyebaran wabah virus Covid-19 yang kini telah memakan korban positif mencapai 23,851 dan 1,473 jiwa dikabarkan meninggal dunia.

Balon Kades Sanja, Anang Sudjarwoko mengatakan, jika kegiatan yang diselenggarakan pihaknya itu, semata-mata hanya untuk melaksanakan ramah tamah usai perhelatan perayaan idul fitri 1441 Hijriah pada 24 Mei 2020 kemarin.

“Kegiatan ini sebenarnya hanya silaturahmi saja, bukan maksud apa-apa apalagi melakukan konsolidasi terkait pencalonan saya sebagai balon kades Sanja periode 2020-2026,” kata Anang saat ditemui dikediamannya, Rabu (27/5/2020) kemarin.

Ia menerangkan, kaitan imbauan pemerintah dengan berjaga jarak fisik demi menghindari penyebaran Covid-19 di wilayah Tanah sunda tersebut.

“Sebelum menggelar acara ini kita sudah meminta ijin kepada pihak Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat sebelum acara ini gelar. Alhamdulillah diijinkan dan kita gelar kegiatan ini pada Rabu (27/5/20) siang ini,” ujarnya.

Anang melanjutkan, untuk acara yang mirip seperti open house itu dirinya mengaku, jika pihaknya hanya mengundang ibu-ibu majelis taklim yang tergabung dalam majlis ta’lim al-aziz Desa Sanja, Kecamatan Citeureup.

“Di acara ini saya hanya mengundang ibu-ibu majelis taklim ditempat saya tinggal yang jumlah sekitar 70, adapun bapak-bapaknya yang hadir itu merupakan suaminya. Jadi itu saja, dan semua protokoler tentang pencegahan Covid-19 sudah kami terapkan sesuai anjuran pemerintah, meski memang untuk jarak saya tak pungkiri hak itu tidak bisa dihindari,” tegasnya.

Koko juga menambahkan, keikut sertaan nya dalam pilkades Sanja yang akan datang, didasari atas dorongan warga setempat demi adanya perubahan dalam pembangunan di wilayah tersebut.

“Saya maju sebagai Cakades ini atas keinginan masyarakat desa sini yang menginginkan adanya perubahan di wilayahnya. Karena dasar hal itu, saya saat ini mencoba menggelar pertemuan dengan warga Desa Sanja yang bertujuan untuk pengenalan diri saya kepada masyarakat serta tentang pemaparan visi dan misi,” pungkasnya. (Rul)

 

 

 

 

Editor : Endi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *