Foto ilustrasi belajar daring. (Net)
Kota Bogor, BogorUpdate.com
Untuk menunjang kebijakan belajar daring yang diperpanjang karena mengikuti kebijakan Pemerintah Pusat yang memberlakukan PPKM Darurat Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengajukan anggaran untuk wifi gratis yang sebelumnya telah di anggarkan.
Saat di konfirmasi Kepala Diskominfo Kota Bogor Rahmat Hidayat mengaku,
pihaknya telah mengajukan anggaran sebesar Rp 2.197.290.000,-. Anggaran tersebut nantinya untuk pembiayaan wifi di 799 RW selama 5 bulan.
“Ya, itu untuk pembiayaan wifi di 799 RW di semua kelurahan, nanti bisa diakses oleh para siswa untuk kegiatan belajar daring,” kata Rahmat, Kamis (29/07/21)
Untuk pengadaannya nanti akan diserahkan ke wilayah, karena harus disesuaikan, jaringan dari provider mana yang bagus sesuai masing-masing wilayah.
“Untuk anggarannya akan mengambil dari rasionalisasi, nanti dialihkan ke Biaya Tak Terduga (BTT) untuk menangani covid, misalnya buat bansos beli oksigen, nakes, pembiayaan wifi gratis dan lain sebagainya,” tandasnya.
Sebelumnya, Wali Kota Bogor, Bima Arya menyebut program wifi publik gratis yang terpasang di setiap RW bakal diperpanjang. Selain untuk kebutuhan kegiatan belajar mengajar secara daring. Wifi publik gratis ini bertujuan untuk mempercepat program vaksinasi Covid-19.
“Sudah dianggarkan, kemarin saya minta dipercepat karena perlu bantuan juga untuk vaksinasi, karena vaksinaisi wilayah dan lain-lain itu perlu sambungan koneksi wifi juga,” kata Bima di Gedung Wanita kemarin.
Disinggung soal besaran biaya yang dianggarkan, Bima menuturkan, bahwa anggaran yang disiapkan tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya.
“Saya belum cek lagi, nggak jauh beda lah kira-kira (dengan tahun lalu),” ujarnya.
Ditempat berbeda, diperpanjangnya kebijakan belajar daring dikeluhkan karena dinilai membebani warga terlebih saat ini dihadapkan dengan situasi yang serba sulit karena dampak PPKM darurat.
Bahkan sejumlah warga Kota Bogor meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memperpanjang bantuan internet gratis bagi para pelajar.
Seperti diungkapkan Ketua RW 03, Kelurahan Menteng, Kecamatan Bogor Barat, Heni. Menurutnya, keberadaan internet gratis ini cukup membantu kebutuhan para pelajar dalam mengikuti proses belajar mengajar secara daring.
Untuk itu, ia meminta program wifi publik gratis ini diperpanjang selama proses belajar mengajar masih dilakukan secara daring.
“Sebetulnya wifi tersebut sangat berguna bagi masyarakat, apalagi untuk para siswa maupun mahasiswa, banyak yang menggunakan wifi tersebut,” tandasnya.
(As/Bing)







