Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeNews

DP3A Kota Bogor Evaluasi Penanganan TPPO

×

DP3A Kota Bogor Evaluasi Penanganan TPPO

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi TPPO. (foto Tribrata News)

Bogor, BogorUpdate.com, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak atau DP3A Kota Bogor menggelar rapat koordinasi dan evaluasi program pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di aula DP3A, Selasa (9/12/2025).

Kepala DP3A Kota Bogor Rakhmawati mengatakan bahwa rakor ini diadakan untuk mengevaluasi seluruh program penanganan yang telah berjalan. Selain itu, agenda rakor ini juga untuk merumuskan langkah kolaboratif lintas sektor agar angka kekerasan terhadap perempuan dapat ditekan.

Dalam rakor ini, ia memaparkan ada 77 kasus kekerasan terhadap perempuan sepanjang 2025. Laporan ini, kata dia, masuk melalui berbagai kanal, mulai dari UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak, kepolisian, hingga lembaga terkait seperti KPAID.

“Sebagian kasus masih dalam proses hukum yang ditangani kepolisian, kejaksaan, dan pengadilan,” kata dia.

Ia menegaskan, DP3A Kota Bogor memiliki peran memberikan pendampingan bukan dalam proses penegakan hukum. Hanya saja, ia mengakui ada tantangan yang menyulitkna penanganan kasus, salah satunya tidak adanya keberanian korban untuk melapor ke pihak berwenang.

“Banyak perempuan memilih diam karena alasan malu, menjaga nama baik keluarga, atau takut stigma sosial,” terang dia.

Namun, hal itu bukan halangan. Pihaknya telah menyiapkan strategi baru DP3A dengan menyasar pencegahan di tingkat paling bawah. Langkah ini dilakukan dengan memperbanyak kegiatan pencegahan di wilayah.

“Kasus pada perempuan berdampak luar biasa, termasuk ke anak-anak, jadi harus ada kerja sama erat antara bidang perlindungan anak dan perempuan,” imbuh dia.(ayu)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *