
BogorUpdate.com – Dua orang pelajar dari dua sekolah menengah di wilayah Kecamatan Cigombong, menjadi korban pembacokan oknum yang diduga pelajar SMA di jalan raya Hr. Edi Sukma Cigombong, Jumat (13/10/18) sore. Kedua korban mengalami luka-luka dibeberapa bagian tubuhnya, akibat bacokan senjata tajam pelaku dan terpaksa dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Kedua korban pembacokan diketahui bernama Muhammad Adnan Syawaludin (13) siswa kelas 8 SMP Negeri 1 Cigombong dan Muhamad Agiar (15) siswa kelas 9 di SMP Al Hasanah Cigombong. Keduanya merupakan warga Kampung Lido rt 04 rw 01, Desa Cigombong, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Adnan mengalami luka robek di pinggang bagian kanan, sementara Agiar mengalami luka robek di tangan kiri dan di punggung kiri dekat lengannya.
Menurut penuturan korban, pembacokan yang dialaminya bermula saat mereka tengah berkonvoi bersama teman-temannya dengan menggunakan enam unit sepeda motor, usai menjadi suporter pertandingan futsal di sebuah gor di kawasan Cibandawa, Desa Ciburuy, sekitar pukul 16.00 wib, kemarin. “Waktu itu kami lagi konvoi dari Cibandawa ke Cicurug. Pas arah pulang, dekat gang bermis tiba-tiba motor saya ditabrak dari belakang sama anak sma yang boncengan pake motor beat merah. Terus mereka mepet saya dan langsung ngebacok saya sama Adnan paket clurit, terus mereka kabur,” ungkap Agiar, Jumat (12/10/18) malam.
Agiar mengaku tidak kenal dengan kedua pelaku dan tidak mengetahui dari sekolah mana para pelaku itu berasal. Menurutnya, kedua pelaku pembacokan itu, menggunakan celana seragam abu-abu yang umum digunakan oleh pelajar SMA dan mengenakan jaket. Namun Agiar mengaku tidak asing dengan pelaku yang mengendarai sepeda motor.
“Saya kayaknya sering liat muka yang bawa motornya. Tapi saya gak ingat pernah ketemu dimana,” akunya.
Usai kejadian, kedua korban yang mengalami luka bacokan itu dilarikan keluarga ke UPT Puskesmas Cigombong, untuk ditangani. Luka-luka yang dialami Agiar terpaksa harus dijahit oleh tim medis rumah sakit tersebut. Sementara Adnan harus dirujuk ke RSUD Ciawi, karena mengalami sesak nafas akibat luka yang dialaminya.
Kasus pembacokan itu selanjutnya dilaporkan keluarga korban ke Polsek Cijeruk untuk ditangani. Saat ini, aparat unit Reskrim Polsek Cijeruk tengah menghimpun keterangan dari sejumlah pihak dan mengumpulkan bukti-bukti untuk mencari para pelaku pembacokan. (Raden)
Editor : Tobing







