
BogorUpdate.com – Ratusan warga masyarakat Desa Karanggan Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor, dari RT RW se Desa, tumpah ruah ke jalan raya hingga finish di RT 01 RW 07 memeriahkan bulan Muharram dengan melakukan pawai obor dan do’a bersama atau Istighotsah dilanjut siraman rohani dan santunan yatim piatu, di RT 01 RW 07, Sabtu (13/10/18) malam.
Gebyar Muharam Tahun Baru Islam 1440 H. kali ini mengikat tema “ONE STEP TO BE SUCCES BY MAN JADDA WA JADDA” Dengan semangat tahun baru Islam 1440 H, mari kita tingkatkan ukhuwah islamiyah, insaniyah dan wathoniyah menuju pribadi dan masyarakat yang rahmatan lil ‘alamiin”.
Kegiatan Gebyar Syiar Muharram merupakan agenda rutin tahunan yang selalu dilaksanakan oleh warga Desa Karanggan beserta pemerintah desa setempat bersinergi dengan segenap komponen masyarakat yang ada diwilayah, salah satunya dengan para alim ulama. Untuk tahun ini panitia tengah mendatangkan ustad kondang di stasiun televisi yakni Ustad Riza.
Ketu Panitia acara, Zulkarnain mengatakan dalam mengisi momentum datangnya bulan muharam, salah satu kegiatan yang dilaksanakan ditengah masyarakat adalah menggelar santunan kepada para Yatim piatu yang ada di setiap RT RW desa Karanggan dengan sumber dana hasil dari infaq sedekah warga masyarakat yang dikoordinir dan dikelola oleh para pengurus panitia.
“Laporan data santunan yang berhasil direkap dan direalise, tercatat bahwa pada tahun ini telah berhasil memberikan santunan kepada 98 orang anak yatim piatu yang diberikan berupa uang tunai dan bingkisan,” kata ketua panitia acara, Zulkarnain kepada Bogorupdatecom, dilokasi.

Penasihat panitia, Ade menjelaskan, acara ini merupakan kali ke 13 pelaksanaan yang terus ada setiap tahunnya secara bergilir di setiap RT RW yang ada di Desa Karanggan Kecamatan Gunung Putri.
“Alhamdulillah antusiasme warga sangat bagus yang tentunya berkat kerja keras dengan bersinergi terhadap semua kalangan maupun dengan pemerintah desa setempat,” Jelas Ade.
Kepala Desa Karanggan Adang dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi terhadap warga masyarakat yang telah melaksanakan acara ini dimasing-masing wilayahnya dan berharap gerakan ini akan menjadi sebuah peradaban yang bisa dilanjutkan terus menerus oleh generasi yang akan datang.
Disamping itu beliau juga menekankan pentingnya menjaga ukhuwah islamiyah, ukhuwah insaniyah dan ukhuwah wathoniyah ditengah masyarakat, jangan sampai berpecah belah. Sehingga bila hal itu terjadi tentu saja akan menjadi sebuah kerugian besar bagi kita semua khusunya umat islam.
“Saya berharap acara ini, bisa menjadikan pemuda-pemudi Desa Karanggan, terbentengi dengan rohani dan jasmani yang sehat
terlepas dari hal-hal negatif. Sehingga menjadikan kegiatan pembangunan desa diridhoi Allah SWT dengan keberkahan akan terus,” kata Adang dalam sambutannya. (Sep)
Editor : Tobing







