Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeNewsPolitik

Gelar Sarasehan Kebangsaan, Pemuda Muhammadiyah Kemang Ajak Kaum Muda Peduli Politik

×

Gelar Sarasehan Kebangsaan, Pemuda Muhammadiyah Kemang Ajak Kaum Muda Peduli Politik

Sebarkan artikel ini

Kemang, BogorUpdate.com
Pimpinan Cabang (PC) Pemuda Muhammadiyah Kemang gelar Sarasehan Kebangsaan edisi perdana dengan tema Puasa, Kenegarawanan dan Syahwat Politik, Minggu (17/4/22).

Sarasehan tersebut dihadiri oleh Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Bogor, Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah (IMM), Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Bogor, Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Bogor dan keluarga besar Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kemang.

Dalam sambutannya Ketua Umum PC Pemuda Muhammadiyah Kemang Shidiq Anshori mengatakan, pendidikan politik bagi kaum muda menjadi hal yang penting untuk terus digaungkan.

“Kegiatan ini bukan untuk deklarasi atau dukungan pada tokoh politik tertentu akan tetapi sebagai ikhtiar untuk menghadirkan diskursus Politik yang segar,” paparnya.

Di lokasi yang sama, Mudir Pondok Pesantren Muhammadiyah Boarding School (MBS) Ki Bagus Hadikusumo, Endang Mintarja menegaskan, perbedaan pilihan politik tidak boleh membuat lupa akan makna ukhuwwah.

“Perbedaan pilihan politik adalah hal yang wajar, tidak boleh dijadikan dasar untuk saling menjatuhkan, saling menghujat sehingga kita lupa akan makna persaudaraan baik dalam persyarikatan maupun di luar persyarikatan,” tegasnya.

Sementara itu, direktur Democracy and Electoral Empowerment Partnership (DEEP) Indonesia, Neni Nur Hayati mengatakan dalam demokrasi perlu keterlibatan anak muda dalam politik.

“Kekuatan politik memerlukan konsolidasi masyarakat sipil dan pemuda harus mampu ambil bagian baik di dalam sistem politik maupun di luar sistem agar tetap terbangun check and ballancing dalam proses demokrasi dengan terus mengedepankan progresifitas dan pemikirannya dalam perpolitikan nasional,” singkatnya.

Adapula penjelasan dari CEO salah satu perusahaan media ternama, Fahd Pahdepie memaparkan bahwa sebagai anak muda harus benar-benar mengerti tentang politik.

“Dalam kajian ke-Islam-an, kita tidak asing dengan kata kekuasaan, tentang kata power. Oleh karena itu perlu belajar Power dari Nabi Muhammad tentang bagaimana Power Plays. Power Relations dan Power Interractions sehingga gerakan dan langkah politik menjadi menyeluruh dan tinggi,” paparnya.

Sebagai narasumber terakhir pada Sarasehan Kebangsaan edisi perdana ini, Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta, Ma’mun Murod Al-Barbasyi, menuturkan, politik itu penting dan anak muda harus berperan aktif serta berfastabiqul khairot di dalamnya.

“Dalam berfastabiqul khairot di ruang-ruang politik, pemuda harus mampu mendayagunakan kekuatan baik secara personal maupun komunal, pentingnya politik maka untuk menggapainya harus sepenting bagaimana posisi politik itu penting, oleh karenanya pemuda muhammadiyah diharapkan memiliki pola pikir yang lurus dan tetap mengedepankan idealisme dengan realitas yang seimbang,” jelasnya.

Pada akhirnya Sarasehan Kebangsaan edisi perdana sebagai ikhtiar PC Pemuda Muhammadiyah Kemang untuk memberikan pendidikan politik untuk kaum muda berjalan dengan lancar dan diakhiri dengan buka puasa bersama.

Untuk diketahui, acara Sarasehan ini dihadiri oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta Dr. Ma’mun Murod Al – Barbasyi, didampingi oleh Direktur Eksekutif Amanat Institut Fahd Pahdepie, dan terakhir ada Direktur DEEP Indonesia Neni Nur Hayati. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Muhammadiyah Boarding School (MBS) Ki Bagus Hadikusumo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *