Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeNewsPendidikan

HA IPB Gandeng Pusat Pengembangan Bisnis Kembangkan Kopi Pangandaran

×

HA IPB Gandeng Pusat Pengembangan Bisnis Kembangkan Kopi Pangandaran

Sebarkan artikel ini

BOGORUPDATE.COM – Himpunan Alumni (HA) Universitas IPB dan Pusat Pengembangan Bisnis (BDC) melatih menggelar Pelatihan Vokasional Pengembangan Kopi Pangandaran. Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Alumni Himpunan Universitas IPB Kabupaten Pangandaran menyampaikan komitmen kuat alumni Universitas IPB untuk ikut andil dalam pembangunan di daerah, khusus dalam pengembangan Pertanian.

Ke depan Himpunan Alumni IPB Kabupaten Pangandaran akan bergerak lebih masif lagi sehingga dapat menjadi mitra pemerintah dalam memajukan pertanian. Dalam kesempatan perdana DPC HA IPB Pangandaran ini diamanahkan untuk penyelenggaraan dan mendampingi pengembangan kopi Pangandaran.

Kerjasama ini sangat positif mengingat IPB Universitas memiliki kapasitas dan integritas yang mendorong peningkatan sektor pertanian dalam arti luas. Khususnya di Pangandaran, kopi menjadi sektor pertanian yang memiliki potensi besar. Hal ini ditandai dengan semakin luasnya perkebunan kopi, kemunculan merek-merek kopi lokal, hingga berdirinya kedai-kedai kopi premium. Perkebunan ini tersebar di Kecamatan Pangandaran, Sidamulih, Langkaplancar dan Cimerak. Dari luas lahan tersebut, dihasilkan 200-250 ton biji kopi setiap musim panen.

“Kopi merupakan komoditas pertanian dunia. Alumni IPB dapat menjadi mitra yang tepat untuk mengembangkan kopi Pangandaran, dan mendukung tidak hanya kopi, ke depan kami siap dengan pengembangan pertanian dalam arti luas,” ucap Agus Teguh Suryaman.

Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata dalam sambutannya memberikan respons yang sangat positif. Ia menyambut baik penyelenggaraan program Pelatihan Vokasional yang diselenggarakan oleh BDC bersama HA IPB Universitas DPC Pangandaran. Menurutnya, sudah lama Pangandaran sebagai Kabupaten dengan visi destinasi wisata dunia ditunjang oleh sektor pertanian yang memadai, komoditas khusus kopi, komoditas lokal yang memiliki daya tarik mendunia.

“Terima kasih BDC dan HA IPB Universitas DPC Pangandaran. Sebuah program pelatihan yang berhasil, program semoga ini berhasil dan dilanjutkan dengan pendampingan, sehingga peserta dapat berhasil dan lebih berdaya,” pungkas Bupati.

Di akhir pelatihan, salah satu peserta disambut sangat puas dengan Pelatihan Vokasional yang diselenggarakan oleh BDC dan HA IPB Universitas DPC Pangandaran. Menurutnya Pelatihan ini sangat berbeda dengan pelatihan lainya yang sifatnya khusus hanya seremonial saja.

“Pelatihan ini sangat berbeda dengan pelatihan lainya, pelatihan ini tidak seperti halnya pelatihan lainnyaya yang memudahkan banyak seremonial dan asal-asalan. Pelatihan ini hebat. Terima kasih BDC dan HA IPB Universitas DPC Pangandaran,” ungkap Eli Heryana salah satu peserta Pelatihan Vokasional Kopi Pangandaran.

Turut hadir pada pelatihan ini Awang Hayati, Alumni Fakultas Kehutanan IPB sekaligus pemilik Kopi Geulis yang telah berhasil menduniakan kopi Sumedang ke kancah Internasional. Hadir pula Apip Gunawan, Tenaga Ahli Manajemen Keuangan OCE 5 Jawa Barat. Menurut Apip, pelatihan ini merupakan bagian dari Program KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh) yang bertujuan meningkatkan taraf sosial ekonomi masyarakat di Pangandaran. (Sy/RA)

 

 

 

 

 

Editor : Endi | Humas IPB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *