Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeNewsPendidikan

Hari Pertama Sekolah Usai Idul Fitri, Kehadiran Siswa SD di Kabupaten Bogor Capai 98 Persen

×

Hari Pertama Sekolah Usai Idul Fitri, Kehadiran Siswa SD di Kabupaten Bogor Capai 98 Persen

Sebarkan artikel ini

Hari Pertama Sekolah Usai Idul Fitri, Kehadiran Siswa SD di Kabupaten Bogor Capai 98 Persen. (Abizar/Bogorupdate)

Pendidikan, BogorUpdate.com – Pasca libur panjang Idul Fitri 1447 Hijriah 2026, tingkat kehadiran siswa sekolah dasar (SD) di Kabupaten Bogor pada hari pertama masuk sekolah terbilang tinggi. Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor mencatat lebih dari 98 persen siswa telah kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM), Senin (30/3/26).

Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Susilawati menyampaikan, pihaknya sebenarnya menargetkan kehadiran siswa mencapai 100 persen pada hari pertama sekolah.

“Hari ini merupakan hari pertama masuk sekolah setelah libur Idul Fitri. Kami berharap seluruh siswa, baik di SD negeri maupun swasta di Kabupaten Bogor, dapat hadir semuanya,” ujarnya.

Meski belum mencapai target penuh, Susilawati mengungkapkan bahwa tingkat kehadiran siswa tetap tergolong sangat baik.

Berdasarkan laporan dari lapangan, kata Susilawati, sebagian besar siswa telah kembali ke sekolah, dengan ketidakhadiran umumnya disebabkan oleh faktor kesehatan.

“Alhamdulillah siswa pada masuk, kecuali yang sakit. Jika dilihat dari persentasenya, kehadiran siswa mencapai di atas 98 persen dari total 1.998 sekolah dasar dengan jumlah siswa sekitar 551 ribu,” jelasnya.

Sementara itu, kondisi berbeda terlihat di SD Negeri Citeureup 04 yang mencatat kehadiran sempurna. Kepala sekolah, Eti Suryati, menyebutkan seluruh siswa yang berjumlah 596 anak hadir di hari pertama masuk sekolah.

“Alhamdulillah kehadiran siswa mencapai 100 persen. Mereka terlihat sangat senang dan antusias kembali ke sekolah setelah libur panjang,” ujarnya.

Ia menambahkan, pada hari pertama masuk sekolah pihaknya mengawali kegiatan dengan menggelar halal bihalal bersama siswa, dan orang tua murid.

“Kami mengadakan halal bihalal terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan persiapan sumatif tengah semester (STS) dan tes kemampuan akademik (TKA),” tutupnya. (Abizar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *