Cibinong, BogorUpdate.com
Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bogor, minta Bupati Bogor Segera Pantau Sponsor Klub Bola Persikabo 1973, pasalnya Sejak awal tahun 2020, salah satu klub peserta Liga 1 ini amat bangga memasang situs judi online di seragam Sepak bola kebanggaan warga Bumi Tegar Beriman itu.
Ketua KNPI Kabupaten Bogor, Hasyemi Faqihudin, kembali menyoroti tim (Tentara Indonesia dan Rakyat Persatuan Sepak Bola Indonesia Kabupaten Bogor) Tira Persikabo 1973 yang akhir-akhir ini banyak diperbincangkan publik. Bukan karena mereka kandidat juara musim ini atau transfer pemain gila-gilaan, namun menurutnya karena logo pada jersey yang kelewat mencolok. Pada bagian depan jersey tercetak logo SBOTOP, yang mana logo tersebut adalah sebuah situs judi online.
“Bahkan dalam situs resmi Twitter milik Tira Persikabo (nama tim pada 2020) mereka menuliskan ‘dengan senang hati kami mengumumkan SBOTOP sebagai sponsor resmi dari Persikabo 1973 di musim 2020 Liga 1 Indonesia. Kerja sama ini mewakili misi kami untuk memperkuat brand SBOTOP di Indonesia,” paparnya, Kamis (12/08/21).
Menurut penuturan Hasyemi, SBOTOP sendiri mengklaim memiliki lisensi legal yang dikeluarkan oleh komisi resmi untuk melakukan judi online.
“Namun, karena peraturan terkait judi online bervariasi dari satu negara ke negara lain, mereka (SBOTOP) menambahkan, perjudian online mungkin ilegal di yurisdiksi tertentu. Hukum Indonesia tegas melarang judi, tapi bukan dalam konteks sponsor klub olahraga,” Hasyemi menuturkan kutipan-kutipan milik SBOTOP.
Hal ini pun dibeberkan dalam memperhatikan dampak situasi dilapangan oleh Ketua KNPI Kabupaten Bogor ini, ia mengungkapkan terdapat temuan kasus yang menakutkan dan mengkhawatirkan jauh dari sebelumnya.
“Jujur saja ini sangat mengerikan, temuan kasus dilapangan berdasarkan informasi yang tepat ada salah satu pemuda kabupaten Bogor awalnya waktu itu niat untuk dukung Persikabo akan tetapi karena rasa penasaran terhadap sponsor malah sekarang jadi penjudi online yang rela menjual apa saja,” bebernya.
Ia menyebut, hal ini penyakit yang menjadi cikal bakal pudarnya jargon tegar beriman yang selama ini digencarkan dalam setiap program.
“Jelas ini penyakit sponsor judi online tersebut, saya kira Bupati Bogor harus segera mengkaji dan menyoroti hal ini kembali. Adapun suplay yang diberikan kepada Persikabo 1973 itu pun duit hasil haram,” tegasnya.
Hasyemi pun meminta kepada seluruh ormas islam maupun kepada ormas berbasis nasional harus segera mengambil sikap atas keberadaan sponsor judi online yang kini menjadi sponsor klub bola kebanggaan warga kabupaten Bogor tersebut.
“Kecanduan judi online sangatlah berbahaya, janganlah disamakan dengan klub luar negeri. Intinya saya minta bupati Bogor harus segera mengkaji kembali,” tandasnya.
Hasyemi menjelaskan, semua warga atau pemuda Bogor pasti ada rasa memiliki persikabo 1973. “Apalagi namanya sempat membawa Kabupaten dulu sempat mencuat di kancah sepak bola nasional. Dan mungkin masyarakat pun tidak mau tahu-menahu tentang merger dengan klub lain, taunya Persikabo udah itu aja,” jelasnya.
Akan tetapi, terusnya, dalam Undang-undang Indonesia terkait rumah judi yang dipublikasikan terkait dalam Pasal 27 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 tahun 2016 tentang Informasi Teknologi dan Elektronik (ITE).
”Undang-undang tersebut berbunyi melarang setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan ada/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan perjudian bakal dipidana penjara paling lama enam tahun serta denda Rp 1 miliar,” pungkasnya.
(Jis/Bing)







