Bogor RayaHomeNews

Kapolri Hadiri Retret KOKAM Muhammadiyah di Cikeas, Ajak Jaga Persatuan dan Lawan Ancaman Digital

Gunung Putri, BogorUpdate.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri Retret Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda (KOKAM) Muhammadiyah yang digelar di Satuan Latihan (Satlat) Brimob Korbrimob Polri, Cikeas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Kamis (12/2/2026).

Kehadiran Kapolri dalam kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara Polri dan elemen kepemudaan dalam menjaga stabilitas serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dalam sambutannya, Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengajak seluruh peserta retret dan elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga negeri demi mewujudkan Indonesia yang sejahtera sebagaimana yang diharapkan seluruh rakyat.

“Kita bersama-sama menjaga negeri kita agar apa yang diharapkan masyarakat Indonesia, yaitu menjadi bangsa yang sejahtera, bisa terwujud,” ujar Kapolri.

Ia menegaskan, Indonesia merupakan bangsa besar dengan keberagaman suku, budaya, dan kekayaan alam yang melimpah. Namun di balik potensi tersebut, Indonesia juga memiliki kerawanan terhadap munculnya berbagai konflik apabila persatuan tidak dijaga dengan baik.

“Kita harus memahami perkembangan dan situasi Indonesia saat ini. Kita bangsa yang besar, memiliki banyak suku dan kekayaan. Kalau tidak hati-hati dan tidak waspada, bisa terjadi perpecahan. Dan yang menikmati keuntungan bukan bangsa kita, tetapi bangsa lain,” tegasnya.

Kapolri juga mengingatkan pentingnya merawat persatuan sebagai modal utama menuju Indonesia yang lebih baik. Menurutnya, persatuan dan kesatuan adalah fondasi yang tidak boleh goyah di tengah berbagai tantangan zaman.

Selain isu persatuan, Jenderal Sigit turut menyoroti tantangan di era digital yang semakin kompleks. Perkembangan teknologi, kata dia, selain membawa kemajuan juga membuka celah bagi berbagai bentuk kejahatan baru.

“Saat ini kita menghadapi tantangan digital. Teknologi bisa dimanfaatkan untuk hal positif, tetapi juga bisa dijadikan sarana kejahatan. Salah satunya judi online yang saat ini sedang marak dan menjadi tantangan kita bersama, mulai dari Pulau Jawa hingga wilayah lainnya di Indonesia,” ungkapnya.

Selanjutnya Ia mengajak seluruh elemen bangsa, termasuk KOKAM Muhammadiyah sebagai bagian dari kekuatan pemuda, untuk turut berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta memerangi berbagai bentuk kejahatan digital.

Kegiatan retret KOKAM Muhammadiyah tersebut diisi dengan pembekalan wawasan kebangsaan, peningkatan kedisiplinan, serta penguatan karakter kepemimpinan. Diharapkan, melalui kegiatan ini lahir generasi muda yang tangguh, berintegritas, dan siap menjaga persatuan bangsa di tengah dinamika global.

Dengan semangat kebersamaan dan persatuan, Kapolri optimistis Indonesia mampu menghadapi berbagai tantangan serta melangkah menuju masa depan yang lebih maju, aman, dan sejahtera. (Gus)

Exit mobile version