
Ciawi – BogorUpdate.com
Berbagai upaya pelestarian budaya asli daerah dapat dilakukan dalam setiap moment kegiatan. Seperti halnya yang dilakukan oleh paguyuban Arema, Gotong Royong dan Mandiri, yang menggelar Seni Budaya tradisional Campursari Sanggar Widyo Laras dalam acara Halal Bilhalal Keluarga Besar Jawa Tengah dan Jawa Timur di kediaman sesepuhnya Abah Haji Madani, di Gang KL Rulita Ciawi, Kelurahan Harjasari, Kota Bogor, Rabu (18/7/18).
Mengulas sedikit tentang jenis kesenian ini, Campursari dalam dunia musik nasional Indonesia mengacu pada campuran (crossover) beberapa genre musik kontemporer Indonesia. Nama campursari diambil dari bahasa yang sebenarnya bersifat umum. Musik campursari di wilayah Jawa bagian tengah hingga timur khususnya terkait dengan modifikasi alat-alat musik gamelan sehingga dapat dikombinasi dengan instrumen musik modern, atau sebaliknya. Dalam kenyataannya, instrumen-instrumen modern yang dikombinasikan itu ‘tunduk’ pada paham musik yang disukai masyarakat setempat yakni lagam Jawa dan Gending.
Widodo, koordinator acara menjelaskan seputar pelaksanaan acara. Menurutnya, kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun, setelah Hari Raya Idul Fitri. Diikuti oleh anggota paguyuban warga asal Jawa Tengah dan Jawa Timur, yang berdomisili di wilayah Kabupaten dan Kota Bogor. Dalam setiap acara serupa, paguyuban Arema dan Gotong Royong Mandiri kerap menampilkan pagelaran seni tradisional sebagai salah satu upaya pelestarian budaya asli daerah.
“Ini merupakan kegiatan ke lima, dengan tempat pelaksanaan yang berbeda, namun bertujuan sama, sesuai dengan tema acaranya yakni untuk mempererat tali hubungan silaturahmi diantara pengurus dan anggota, sekaligus melestarikan dan mensosialisasikan seni budaya asal daerah kami kepada masyarakat luas”, jelas Widodo.
Hadir juga dalam kesempatan itu, Ketua Umum, Sekretaris Jendral dan Bendahara Umum (KSB) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Laskar Demokrasi Warga yang lebih dikenal dengan sebutan Laskar Dewa, dengan Ketua Dewan Pembina (KDP) nya Gus Fauzi Ali Hanafi. (Raden)
Editor : Tobing







