Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeNewsPolitik

Ketua DPRD Kota Bogor Soroti Pentingnya Keseimbangan Antara Efisiensi Anggaran dan Pemenuhan Kebutuhan Masyarakat

×

Ketua DPRD Kota Bogor Soroti Pentingnya Keseimbangan Antara Efisiensi Anggaran dan Pemenuhan Kebutuhan Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil. (Abizar/BogorUpdate)

Kota Bogor, BogorUpdate.com – Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, menyoroti pentingnya keseimbangan antara efisiensi anggaran dan pemenuhan kebutuhan masyarakat di tengah adanya pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat. Hal tersebut ia sampaikan pada Rabu (12/11/25) Siang.

Menurut Adityawarman, program-program prioritas seperti Bogor Beres memang menyerap anggaran yang cukup besar, sehingga perlu dilakukan penyesuaian secara realistis agar pelaksanaannya tetap efektif tanpa mengorbankan kebutuhan publik.

“Dengan adanya pengurangan dana transfer, tentu perlu keseimbangan antara efisiensi dan pemenuhan kebutuhan masyarakat. Program prioritas seperti Bogor Beres memang menggunakan anggaran besar, sehingga perlu disesuaikan secara realistis,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa dari sisi perencanaan dan perancangan, DPRD Kota Bogor telah memiliki data historis terkait Pendapatan Asli Daerah (PAD), pajak, serta retribusi. Data tersebut akan menjadi dasar pembahasan lebih lanjut dalam rapat kerja komisi agar penyusunan anggaran tahun mendatang lebih matang dan tepat sasaran.

Adityawarman juga menegaskan, DPRD berharap agar program prioritas serta kebutuhan masyarakat tetap mendapat porsi anggaran yang memadai, dan tidak terdampak oleh efisiensi yang berlebihan.

“Kami berharap program prioritas dan kebutuhan masyarakat tetap dianggarkan. Jangan sampai efisiensi justru menghambat pelayanan publik,” tegasnya.

Selain fokus pada penganggaran, DPRD bersama Pemerintah Kota Bogor juga terus mendorong peningkatan sektor ekonomi dan ketenagakerjaan. Salah satu upayanya melalui program pelatihan tenaga kerja yang telah dilaksanakan dalam dua gelombang, bekerja sama dengan perusahaan lokal maupun nasional.

Dari hasil pelatihan tersebut, kata Adityawarman, banyak sumber daya manusia (SDM) asal Kota Bogor yang berhasil direkrut oleh perusahaan-perusahaan mitra, sehingga berdampak positif terhadap penyerapan tenaga kerja di daerah.

“Program pelatihan ini menunjukkan hasil nyata. Banyak peserta yang kini sudah bekerja di perusahaan lokal dan nasional. Ke depan, kegiatan serupa akan terus diperluas,” pungkasnya. (Abizar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *