Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomePemerintahan

Lomba Kampung Ramah Lingkungan, DLH Berkolaborasi Dengan DKP

×

Lomba Kampung Ramah Lingkungan, DLH Berkolaborasi Dengan DKP

Sebarkan artikel ini

 

BogorUpdate.com – Dalam membantu dan mensukseskan lomba Kampung Ramah Lingkungan (KRL) tingkat Kabupaten Bogor Tahun 2018, Kampung Cigeger RT 4/5 Desa Citeureup Kecamatan citeureup didatangkan pihak tim DLH dan DKP guna penilaian tahap ke II lomba KRL menuju Kabupaten Bogor. Dengan kedatangannya tim penilai disambut langsung oleh warga Balad lima yang dikomandoi oleh ketua RW 4 serta jajaran, Kader ibu-ibu masyarakat sadar bersih (Madarsih). Acara tersebut dihadiri staf Desa citeureup dan staf PT, Indocement.

 

Menurut perwakilan Kepala Desa Citeureup Andri Jaelani menjelaskan, hal-hal yang pada intinya adalah kekompakan, penghijauan dan ramah lingkungan yang sudah dilakukan di Kampung Cigeger.

 

“Progres dari KRL dari wilayah RW yang mewakili desa citeureup, sebab dari 8 RW yang ada di Desa Citeureup yang sudah siap untuk menuju Kabupaten dari kategori Kampung ramah lingkungan untuk desa citeureup. Memang dari penilaian Bukan hanya ketanaman saja, tetapi akan menuju ketahanan pangan masyarakatnya, kerena itu adalah salah satu program Pemerintah, dan insya Allah dari ketahanan dari level pangan masyarakat ikut untuk ke tingkat Kabupaten atau ketingkat Nasional,” Ujar Andri.

 

Masih kata Andri, Pelatihan dari pihak pemerintah ketahanan pangan, kita harus bisa menjemput bola pada umumnya. Kami pihak Desa sudah banyak mengelolah yang produktif seperti sampah yang di motori oleh karang taruna dan bersinergi dengan warga untuk kebersihan ketingkat Desa Citeureup kedepannya, dan kami tingkat Desa sudah membangun prasarana yang di butuhkan masyarakat.

 

“Disini memang standar perekonomiannya menengah ke bawah, tetapi dengan rasa kebersamaan saling memiliki satu sama lain itu bisa di ciptakan,” Ungkapnya.

 

Senada ketua RW Aji mengatakan, saya beserta ketua RT menanamkan rasa memiliki kampung ini yang sesuai dengan semboyan lembur urang kumaha urang (kampung kita gimana kita).

 

” Kami selalu tanamkan untuk bisa saling memiliki, yang pertama adalah masyarakat dengan mengurusi lingkungan dan mememilah sampah dari rumah yang bernilai ekonomis dan rasa kepedulian tentang lingkungan kampung Cigeger,” Terangnya.

 

Aji menambahkan, dirinya berharap, dengan adanya tim penilaian tahap kedua ini, agar Kampung Cigeger mendapatkan juara tingkat kabupaten. ” Kami ingin mempersembahkan untuk masyarakat agar bisa juara tingkat kabupaten, karena modal dasar kami adalah keyakinan untuk bisa tampil maju kedepan,” Tutur Aji. (Man/wengz)

 

 

 

 

Editor : Tobing

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *