Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHukum & Kriminal

Marcab LMP Kota Bogor Akan Mengawal Laporan Warga Yang Diduga Diserang Geng Motor

×

Marcab LMP Kota Bogor Akan Mengawal Laporan Warga Yang Diduga Diserang Geng Motor

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi geng motor melakukan penyerangan kepada warga

BOGORUPDATE. COM- Aksi geng motor saat ini melakukan tindak pidana sangat meresahkan dan bahkan hampir berbenturan dengan masyarakat sekitar pukul 22:00 WIB di jalan Pandawa RT 03 RW 06, Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, kemarin.

 

Salah satu warga Haeru Samsi atas kejadian itu melaporkan ke Markas Cabang (Marcab) Laskar Merah Putih (LMP) Kota Bogor bermula sekita pukul 22.00 WIB di wilayah RW 06, Warung Jambu segerombolan anak-anak muda berkonvoi dan membuat onar bahkan menyerang warga dengan membawah senjata tajam dan senjata api.

 

“Tiba-tiba datang segerombolan anak-anak muda berboncengan mengendarai sepeda motor sebanyak 20 motor membuat onar dan menyerang anak-anak muda di wilayah Warung Jambu,” tulisnya via Whatsapp Group LMP Marcab Kota Bogor, Jumat (08/03/2019).

 

Menyikapi hal tersebut, Humas Marcab LMP Kota Bogor Oscar Dany Susanto menuturkan, LMP kota Bogor bersinergi dengan masyarakat untuk memberantas radikalisme yaitu tawuran yang terjadi di masyarakat semakin meresahkan saat ini adalah ancaman dari para anggota geng motor.

 

“Karena mereka memang seperti di arahkan untuk selalu berperang memperluas daerah kekuasaan.
Salah satunya Genk motor MoonRaker ini pusatnya di Bandung. Diduga saat ini mereka meluaskan wilayah sampai ke Bogor,” tuturnya kepada Bogorupdate.com.

 

Menurutnya, tak segan-segan diduga saat mereka konvoi di jalan, mereka menunjukkan gaya anarkisme, dan melakukan aksi radikalisme, yang berpotensi juga melanggar hukum alias tindak pidana.

 

“Mereka sering terlibat dalam kasus-kasus perampasan harta benda dan uang warga masyarakat yang berada di pinggir jalan, baik yang sedang nongkrong, yang jualan maupun saat pulang kerja menunggu angkutan umum,” ungkap Oscar.

 

Lanjutnya, di jalan Pandawa, Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara tercatat sebanyak tujuh kali dalam satu bulan terjadi tindakan pidana seperti, penodongan dan perampasan yang diduga dilakukan oleh serombongan anak-anak yang konvoi mengendarai sepeda motor.

 

“Yang disayangkan adalah dalam penyerangan malam itu, terlihat bukan hanya kaum milenial, bahkan ada beberapa orang dewasa,” ujar Oscar.

 

Diakhir Oscar menegaskan, sebagai elemen masyarakat, dalam hal ini peran serta ormas LMP dalam menciptakan situasi dan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat, maka LMP kota bogor bergerak lebih awal untuk menyikapi hal tersebut agar, tidak ada korban berikutnya.

 

“LMP Kota Bogor akan membuat jadwal pertemuan dengan pimpinan geng motor dalam waktu dekat. Dan akan mendampingi dan mengawal laporan warga Rw 06 ke Polresta Bogor Kota sekitar pukul 10.00 WIB, 9 Maret 2019,” tegasnya. (Rie)

 

Editor : Refer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *