Ekobis, BogorUpdate.com
Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengajak berkolaborasi dengan Forum Rektor Indonesia (FRI) untuk memajukan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman antara Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BPKM) dengan Ketua FRI yang juga Rektor IPB University, Prof Arif Satria di Kampus IPB Dramaga, Kabupaten Bogor, Kamis (24/6/21).
Bahlil menjelaskan, kerjasama ini merupakan tindak lanjut dari Undang-undang no 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UUCK) terkait penanaman modal yang disahkan November 2020 lalu. Menurutnya, UMKM memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional terutama saat pandemi COVID-19.
“Langkah ini merupakan terobosan pemerintah dalam penguatan UMKM. Tugas kita adalah membuat UMKM naik kelas,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini, Bahlil menjelaskan bahwa pihaknya akan segera meluncurkan Sistem Perizinan Berusaha Berbasis Risiko (PBBR) melalui online single submission (OSS) pada tanggal 2 Juli mendatang. Dirinya menyebut, upayanya tersebut merupakan salah satu langkah yang dilakulan dalam percepatan perizinan berusaha di Indonesia termasuk bagi UMKM.
Sebagai pengelola OSS, lanjutnya, kolaborasi antara Kementerian Investasi/BPKM dengan berbagai pihak seperti akademisi penting dilakukan. Hal ini dalam rangka mewujudkan reformasi perizinan berusaha melalui sistem OSS.
“Kita tahu bahwa FRI mewadahi setidaknya 4000 kampus dan perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta. Kami berharap dengan kolaborasi ini kita bisa bersama-sama memajukan UMKM Indonesia,” kata Bahlil.
Ketua FRI sekaligus Rektor IPB University, Prof Arif Satria mengungkapkan apresiasinya terhadap kolaborasi antara FRI dengan Kementerian Investasi/BPKM. Ia menegaskan bahwa FRI akan mendukung penuh upaya pemerintah dalam memajukan UMKM di Indonesia.
“Semoga kerja sama antara FRI dengan Kementerian Investasi/BPKM segera bisa diwujudkan,” ujar Prof Arif Satria, Rektor IPB University.
Dosen IPB University itu juga mengungkapkan bahwa masa jabatannya sebagai ketua FRI akan berakhir bulan Juli mendatang dan akan digantikan oleh Rektor Universitas Gadjah Mada, Prof Panut Mulyono. “Mari kita bersama-sama mikirkan langkah konkrit berikutnya terkait kerjasama FRI dengan Kementerian Investasi/BPKM,” pungkas Rektor IPB University.
(ipb/rie)
