Kota Bogor, BogorUpdate.com – Musim kemarau di Kota Bogor dan sekitarnya menyebabkan bendung Katulampa Sungai Ciliwung mengalami kekosongan debit air bahkan mencapai 0 cm.
Penjaga bendung Katulampa Sungai Ciliwung, Andi Sudirman menjelaskan, situasi kering saat kemarau sudah berlangsung sejak dua bulan yang lalu di bulan Juni 2023.
“Karena curah hujan di Puncak Bogor sudah sangat berkurang, bahkan tidak turun selama beberapa pekan terakhir. Akhirnya, berdampak pada menyusutnya Debit air yang masuk ke bendung Katulampa Sungai Ciliwung,” katanya kepada Wartawan, Selasa (1/8/23).
Meski surut, lanjut Andi, petugas tetap melakukan aktivisa mengalirkan air ke irigasi agar sawah dan ladang yang berada wilayah tersebut.
“Petugas tetap mengalirkan air ke aliran irigasi dan ekosistem di kawasan Sungai Ciliwung sehingga masyarakat tetap dapat pasokan air bersih dan perairan untuk sawah dan ladang,” ujarnya.
Sementara itu, penjaga bendung Katulampa, saat curah hujan menurun dan debit mencapai 0 cm juga melakukan sejumlah perbaikan di kawasan bendung atau pintu air.
Sehingga saat musim penghujan dapat berjalan sesuai standar operasional prosedur sebagai pusat pengendalian air di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
“Pengangkutan sampah juga berjalan saat musim kemarau ini, karena banyak ranting dan daun yang berada di tepian sungai, sehingga dilakukan pembersihan agar tidak menyangkut dan menyebabkan banjir saat hujan turun,” tuturnya.













