Kemang, Bogorupdate.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Kemang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Kemang, Jumat (6/2/2026).
Kepala Desa Kemang, Entang Suana, mengatakan RAT ini merupakan bentuk pertanggungjawaban pengurus koperasi kepada seluruh anggota yang telah bergabung.
“Ini adalah RAT Koperasi Desa Merah Putih Desa Kemang. Saat ini anggota yang sudah terdaftar dan aktif dengan simpanan pokok serta simpanan wajib berjumlah 244 orang, sementara total anggota yang tercatat mencapai sekitar 300 orang,” ujar Entang kepada wartawan.
Entang menjelaskan, koperasi tersebut telah berjalan sekitar tujuh bulan dan menunjukkan perkembangan yang cukup baik dari sisi keanggotaan.
Menurutnya, pelaksanaan RAT menjadi bukti bahwa Koperasi Desa Merah Putih Desa Kemang dikelola secara serius dan sesuai aturan.
“Rapat anggota tahunan ini seharusnya memang dilakukan setahun sekali. Tidak semua koperasi bisa mengadakan RAT karena ada koperasi yang dibentuk tapi anggotanya belum jelas. Alhamdulillah, di Desa Kemang sebelum gerai-gerai usaha dibangun, koperasinya sudah terbentuk dan anggotanya sudah ada,” jelasnya.
Ia menambahkan, RAT yang digelar di kantor desa menjadi bukti bahwa koperasi telah berjalan dan memiliki legalitas serta partisipasi anggota.
Terkait unit usaha, Entang menyampaikan bahwa ke depan koperasi diharapkan dapat menyediakan berbagai kebutuhan anggota melalui gerai koperasi. Namun, berdasarkan aspirasi yang disampaikan anggota, kebutuhan utama saat ini adalah permodalan usaha.
“Dari hasil ngobrol dengan anggota yang hadir, mereka sangat berharap koperasi ini bisa membantu permodalan usaha. Banyak anggota yang sudah punya usaha kecil dan butuh tambahan modal,” paparnya.
Entang juga berharap ke depan koperasi dapat bersinergi dengan perbankan, seperti BRI atau Bank Mandiri, terutama dalam sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR).
“Harusnya bisa juga dihadirkan pihak bank untuk menjelaskan KUR. Karena KUR di bawah Rp100 juta itu tanpa agunan. Tapi harapan anggota koperasi ini bukan pinjaman besar, cukup Rp10 sampai Rp20 juta saja, karena usahanya juga skala kecil,” pungkasnya. (Dyn)







