Sukajaya, BogorUpdate.com
Pemerintah Desa (Pemdes) Kiarasari Kecamatan Sukajaya Kabupaten Bogor, Pada Selasa (26/5/20) menggelar musyawarah desa khusus (Musdesus) validasi data calon penerima Bantuan langsung tunai (BLT) dari Dana Desa (DD). Musdesus dihadiri oleh Kepala Desa Kiarasari Ahyar Suryadi, perwakilan BPD Asep Jibril, Camat Sukajaya yang diwakili oleh Raju Ependi. Kemudian tampak hadir Babinsa Desa Kiarasari, Babinkamtibmas, para RT dan RW, kemudian tokoh masyarakat serta tokoh pemuda.
Raju Ependi mengatakan Musdesus ini berkaitan dengan Dana Desa yang dilimpahkan ke BLT, akibat adanya dampak Virus Corona (Covid-19) khususnya di wilayah kecamatan Sukajaya.
“Sekitar 35 persen dana desa di limpahkan ke BLT. Ini semua disalurkan kepada masyarakat terdampak covid-19 yang tidak tercover pemerintah,” Ujar Raju.
Raju menambahkan, Desa Kiarasari berjumlah 2678 Kepala keluarga (KK). penerima Program keluarga harapan (PKH) 593 KK, Bantuan pangan non tunai (BPNT) 298 KK, Bantuan Presiden (Banpres) 72 KK. “Untuk bantuan dari Gubernur dan Bupati Bogor baru dapat sekitar 1000 KK. Dan untuk hari ini ada 308 KK yang masuk berita acara akan menerima BLT,” Tambahnya.
Terpisah, Kepala Desa Kiarasari Ahyar Suryadi, mengatakan khusus BLT tahap kedua ini diberikan kepada masyarakat terdampak Covid-19.

“Saya berharap masyarakat dapat memahami kondisi saat ini, bahwa kita semua terfokus dalam penanganan warga terdampak Covid-19. Jadi untuk saat ini tidak ada pembangunan Desa,” Ujar Ahyar sapaan akrabnya.
“Harapan saya agar semua lembaga yang terlibat dalam penyaluran BLT ini dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Untuk di Desa Kiarasari saya pastikan tidak akan ada pemotongan 1 Rupiah pun dana BLT yang disalurkan,” Ahyar menambahkan.
Agus Iwan, selaku pendamping lokal Desa Kiarasari menjelaskan jika penyaluran BLT belum maksimal. “Kita menyadari jika pembagian BLT ini belumlah maksimal karena belum semua masyarakat terdampak mendapatkannya, tapi kita akan terus berupaya. Intinya untuk saat ini, tujuan kami adalah agar masyarakat senang sehingga pemerintah turut senang,” Jelasnya.
Asep Jibril, Perwakilan Badan pengawas Desa (BPD) Kiarasari, dirinya berharap penyaluran BLT dapat berjalan transparan.
“Kita akan terus mengawasi penyaluran BLT ini agar transparan dan tidak terjadi tumpang tindih,” Pungkas Asep Jibril. (End/Jajang)
Editor : Endi






