Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeNewsPemerintahan

Pemkot Bogor Kaji Penggunaan Bus Sekolah Jadi Angkutan Umum

×

Pemkot Bogor Kaji Penggunaan Bus Sekolah Jadi Angkutan Umum

Sebarkan artikel ini

Pemkot Bogor Kaji Penggunaan Bus Sekolah Jadi Angkutan Umum. (Abizar/Bogorupdate)

Kota Bogor, BogorUpdate.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tengah mengkaji langkah strategis untuk mengoptimalkan pemanfaatan armada bus sekolah agar bisa digunakan lebih luas oleh masyarakat. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari inovasi pelayanan publik di tengah keterbatasan anggaran daerah.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyampaikan bahwa kajian tersebut dilakukan setelah dirinya meninjau langsung kondisi kendaraan pada Senin 30 Maret 2026. Hasil pengecekan menunjukkan seluruh armada masih dalam kondisi baik dan layak untuk dioperasikan.

Saat ini terdapat delapan unit kendaraan yang dimiliki pemerintah daerah yang terdiri dari satu bus kecil dan beberapa kendaraan jenis van atau Elf. Seluruh unit tersebut dinilai masih terawat sehingga memiliki potensi untuk dimanfaatkan secara optimal.

“Jumlahnya ada delapan unit termasuk yang di Uncal. Saya lihat kondisinya masih bagus semua dan masih layak untuk dipelihara,” ujarnya.

Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menentukan arah kebijakan pemanfaatan aset di tengah efisiensi anggaran Transfer ke Daerah yang mencapai hampir Rp300 miliar. Kondisi tersebut berdampak pada pembiayaan operasional dan pemeliharaan sehingga diperlukan terobosan baru agar aset tetap produktif.

Menurut Dedie, armada bus sekolah tidak boleh dibiarkan menganggur karena berisiko mengalami kerusakan. Oleh karena itu pemerintah berupaya mencari solusi agar kendaraan tersebut tetap bermanfaat dan bahkan mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

“Kalau dibiarkan tentu akan rusak. Maka harus kita pikirkan bagaimana bus ini bisa dimanfaatkan secara optimal tanpa merugikan daerah bahkan memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat,” jelasnya.

Salah satu opsi yang tengah dikaji adalah penggunaan bus sekolah sebagai angkutan umum perintis. Armada ini direncanakan melayani wilayah yang selama ini belum terjangkau transportasi publik secara memadai.

Koridor tiga dan koridor empat menjadi prioritas awal dalam rencana tersebut. Kehadiran angkutan perintis diharapkan dapat membantu mobilitas warga sekaligus membuka akses transportasi yang lebih merata.

“Ini masih dalam kajian. Salah satu opsinya memang untuk perintis di koridor tiga dan empat terutama bagi wilayah yang belum terlayani transportasi memadai,” tambahnya.

Untuk merealisasikan rencana tersebut Pemkot Bogor akan melakukan koordinasi dengan berbagai perangkat daerah seperti Dinas Perhubungan, Sekretaris Daerah serta Badan Keuangan dan Aset Daerah. Pembahasan ini bertujuan menentukan skema operasional yang paling efektif dan berkelanjutan.

Selain itu pemerintah juga membuka peluang kerja sama dengan pihak ketiga dalam pengelolaan armada. Namun opsi pengelolaan oleh Dinas Perhubungan, tetap menjadi pertimbangan agar layanan dapat terintegrasi dengan sistem transportasi kota.

Melalui kajian ini, Pemkot Bogor berharap pemanfaatan bus sekolah tidak hanya terbatas untuk kebutuhan pelajar, tetapi juga mampu mendukung layanan transportasi publik yang lebih luas. Langkah ini diharapkan menjadi solusi nyata dalam menghadirkan transportasi yang lebih inklusif merata dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat Kota Bogor. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *