Bogor, BogorUpdate.com, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menghapus program penebusan ijazah bagi siswa SMA, SMK dan MA. Hal itu disampaikan melalui Kepala Bagian Kesra Sekretariat Daerah Kota Bogor Abdul Wahid.
Menurut dia, program ini dihapus berdasarkan keaepakatan dengan DPRD. Sebagai gantinya pemkot akan mengalihkan ke program bantuan siswa miskin (BSM) bagi pelajar di SMA, SMK, dan MA.
“Pemkot Bogor telah menganggarkan Rp3,9 miliar untuk BSM ini,” kata dia, kemarin. Bantuan ini nantinya akan disalurkan kepada 91 siswa dari tujuh MA, 309 pelajar SMA, dan 2.967 murid dari 73 SMK.
Sedangkan total besaran bantun ini, adalah Rp105.600.000 untuk MA, SMA Rp370.800.000, dan SMK Rp3.493.400.000.
Ia juga memaparkan, program bantuan penebusan ijazah pada 2025 telah memicu Silpa sebesar Rp1,2 miliar. Hal itu disebabkan oleh banyaknya ajuan penebusan ijazah dari siswa yang berdomisili di Kabupaten Bogor.
“Ada juga sekolah yang sebelumnya mengajukan hibah untuk pembangunan fisik. Sehingga dana penebusan ijazah tidak bisa diserap, ada juga diajukan okeh kelas 12 yang notabenenya lulus tengah tahun,” katanya.
Sebagai informasi, pemkot sebelumnya memberikan bantuan penebusan ijazah sebesar Rp2 juta untuk satu orang siswa SMA, Rp2,5 juta untuk MA, dan Rp3 juta bagi murid SMK.(ayu)
