Bogor RayaHomeNewsPeristiwa

Penanganan Banjir di Cimulang Rancabungur Sudah 70 Persen, Kades Cimulang Apresiasi Bupati Rudy Susmanto

Progres penanganan banjir di Desa Cimulang, Kecamatan Rancabungur. (Foto: Dyon)

Rancabungur, BogorUpdate.com – Penanganan pasca banjir yang melanda Desa Cimulang, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, masih terus berlangsung. Salah satu langkah utama yang tengah dilakukan adalah pengerukan aliran Sungai Cibeteung yang melintasi kawasan permukiman warga.

Menurut data pemerintah desa, banjir yang terjadi beberapa waktu lalu telah berdampak pada 39 rumah, dengan 12 di antaranya mengalami kerusakan parah. Sebanyak 929 jiwa dari 306 kepala keluarga (KK) terdampak akibat bencana tersebut.

Kepala Desa Cimulang, Cecep Hidayat, menyampaikan bahwa proses pengerukan sungai sudah dimulai sejak 13 Agustus 2025, beberapa hari setelah banjir terjadi. Hingga 4 September 2025, pengerjaan masih terus berlangsung.

“Alhamdulillah, di RW 03 mulai dari hulu sudah dilakukan pengerukan sepanjang 800 meter. Pekerjaan ini sudah berjalan maksimal oleh Dinas PUPR, tinggal menyisakan sekitar 30 persen lagi untuk diselesaikan,” ujar Cecep, Kamis (4/9/2025).

Cecep menjelaskan, kegiatan ini mencakup pengerukan sepanjang total 1,6 kilometer. Saat ini, pengerjaan masih berfokus di titik hilir sungai. Ia berharap, dengan rampungnya pengerukan ini, Desa Cimulang dapat terbebas dari ancaman banjir di masa mendatang.

“Harapan kami dengan adanya pengerukan ini Desa Cimulang bisa bebas banjir. Ini bagian dari ikhtiar bersama antara pemerintah desa, kecamatan, hingga Kabupaten Bogor,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Cecep juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Bogor, Rudi Susmanto, yang memberikan perhatian besar terhadap penanganan bencana di wilayahnya. Menurut Cecep, instruksi langsung dari bupati mendorong Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk segera bergerak.

“Atas nama Pemerintah Desa Cimulang, saya menghaturkan banyak terima kasih kepada Bupati Bogor yang memberikan atensi kepada semua dinas, terutama PUPR, sehingga kegiatan ini bisa berjalan,” ucapnya.

Ucapan terima kasih juga ditujukan kepada Pemerintah Kecamatan Rancabungur, para ketua RT dan RW yang turut memfasilitasi kegiatan, serta warga yang dengan sukarela lahannya digunakan untuk lintasan alat berat.

“Kami juga mengapresiasi warga yang rela pohon-pohonnya ditebang di sekitar aliran sungai demi kelancaran pengerjaan. Ini bentuk gotong royong yang sangat luar biasa,” tutup Cecep. (Dyn)

Exit mobile version