Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeNews

Pengidap HIV/AIDS di Kalangan Remaja Bogor Meningkat

×

Pengidap HIV/AIDS di Kalangan Remaja Bogor Meningkat

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi kasus HIV/AIDS di Kota Bogor mengalami kenaikan. (Foto ibn.hospital)

Bogor, BogorUpdate.com, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Bogor mengungkapkan adanya tren peningkatan kasus baru HIV/AIDS pada kelompok usia 15-20 tahun atau remaja.

KPA mencatat, sepanjang 2025 (hingga Oktober) ada 20 kasus baru yang menimpa usia ini. Jumlah ini bertambah jika dibandingkan tahun 2023 yang tercatat ada 11 kasus. Namun, pada 2024 sempat terjadi kenaikan yang signifikan dimana KPA mencatat ada 26 kasus HIV/AIDS.

Sementara, secara akumulatif, data kasus HIVbaru di Kota Bogor pada tahun 2024 mencapai 411 kasus dengan 151 kasus AIDS. Sedangkan untuk tahun 2025 (Januari – Oktober), tercatat 349 kasus HIV baru dan 125 kasus AIDS.

Asisten Administrasi Umum Setda Kota Bogor Iceu Pujiati dalam keterangan tertulisnya, Rabu (3/12/2025) mengatakan bahwa peningkatan kasus pada remaja menjadi peringatan bagi semua pihak untuk memperkuat edukasidan pencegahan.

Menurut dia, tantangan HIV/AIDS saat ini tidak hanya berkaitan dengan kesehatan, tetapi juga menyangkut aspek sosial, ekonomi, dan kemanusiaan. “Edukasi harus diperluas dan kolaborasi lintas sektor harus ditingkatkan untuk memastikan remaja mendapatkan informasi yang benar serta lingkungan yang aman dan bebas stigma dan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menghapus stigma dan diskriminasi terhadap Orang Dengan HIV (ODHIV),” kata dia.

Menurut dia, tidak boleh ada lagi rasa takut untuk berobat. Dengan pengobatan ARV yang tepat dan rutin, ODHIV dapat hidup sehat dan produktif seperti masyarakat lainnya

Ia juga menyampaikan, pihaknya bersama KPA Kota Bogor memperkuat komitmen bersama menuju target Three Zero, yakni Zero Infeksi Baru, dengan cara mencegah penularan HIV melalui edukasidan akses pencegahan yang luas.

Kematian terkait AIDS Melalui diagnosis dini dan akses pengobatan ARV yang berkelanjutan. Zero Stigma dan Diskriminasi melalui lingkungan yang aman, ramah, dan inklusif bagi ODHIV.

Selain itu, sebagai upaya penanggulangan yang konkret, KPA Kota Bogor melaporkan bahwa akses layanan tes dan pengobatan kini semakin mudah dijangkau masyarakat. Saat ini, seluruh dan 22 Rumah Sakit di Kota Bogor telah menyediakan layanan konseling dan tes HIV.(ayu)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *