
Cijeruk – BogorUpdate.com
Sebuah peternakan lele dan kambing di Kampung Cijeruk rt 2 rw 5, Desa Palasari, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, dikritisi warga sekitar. Pasalnya, keberadaan peternakan yang lokasinya berada tidak jauh dari pemukiman warga itu mengganggu kenyamanan warga karena menimbulkan bau tidak sedap. Selain itu, sejumlah warga yang tempat tinggalnya berada persis disebelah peternakan itu mengaku tidak pernah menandatangani pernyataan ijin lingkungan.
Menurut Maslili, warga setempat, kondisi ini sudah berulang kali dilaporkannya kepada aparatur desa maupun kecamatan. Namun hingga kini tidak ada tindakan apapun yang dilakukan aparat. Maslili menduga, ada “main mata” antara pemilik peternakan yang diketahuinya seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di DKI Jakarta itu dengan aparatur pemerintah setempat.
“Saya tidak pernah menandatangani ijin lingkungan. Saya juga sudah beberapa kali melaporkan soal pencemaran udara itu ke pemerintah desa dan kecamatan. Bahkan pak camat bersama stafnya waktu itu sudah datang ke tempat saya untuk membuktikan laporan saya, dan saat itu pak camat sendiri mengakui adanya bau yang berasal dari peternakan di belakang rumah saya itu. Tapi anehnya, sampai sekarang pengusaha itu melakukan aktifitas pembangunan di lokasinya tidak ada tindakan apapun, ada apa?. Nama pemiliknya pak Yusuf, informasinya dia PNS di dishub DKI Jakarta”, ungkap Maslili, Kemarin.
Ungkapan sama disampaikan warga lain yang enggan identitasnya dipublikasikan, yang juga mengeluhkan hal yang sama. Warga itu juga mengaku tidak pernah memberikan ijin atas keberadaan peternakan itu dan sangat terganggu dengan aroma tidak sedap yang berasal dari lokasi peternakan.
“Saya sangat terganggu dengan bau dari peternakan itu. Saya juga sangat menyayangkan atas tidak adanya ketegasan dari aparatur pemerintah desa dan kecamatan. Padahal keluhan kami sesuai fakta dan bukan rekayasa”, imbuhnya.
Hasil pantauan www.bogorupdate.com di lokasi, bau menyengat dari lokasi peternakan lele dan kambing di kawasan itu sangat terasa hingga rumah warga tersebut. Tampak juga bangunan berkonstruksi baja ringan yang telah berdiri di atas kolam – kolam ikan yang berderet memanjang di lokasi. Sementara di sudut lahan itu tampak kandang yang berisi sejumlah ternak kambing. Hingga berita ini dirilis, untuk sementara, pihak Pemerintah Desa Palasari, aparat Kecamatan Cijeruk maupun pemilik peternakan, belum bisa dimintai keterangan. (Raden)
Editor : Tobing







