Kota Bogor, BogorUpdate.com – Kondisi mahasiswi berusia sekitar 21 tahun yang jatuh dari lantai tiga gedung Universitas Pakuan Bogor hingga kini belum menunjukan perkembangan.
Polresta Bogor Kota menyampaikan bahwa korban masih koma dan menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Aji Riznaldi, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab peristiwa tersebut.
Salah satu temuan awal adalah secarik surat yang diduga ditulis korban sebelum kejadian.
“Untuk kondisi terkini, korban belum sadarkan diri, masih koma,” ujar Aji, Jumat (14/11/2025).
Aji menjelaskan bahwa dalam surat tersebut terdapat permintaan maaf kepada orang tua serta pengakuan mengenai kondisi mental korban yang disebut sedang terganggu.
“Di surat itu memang ada permintaan maaf kepada orang tuanya. Korban juga menuliskan bahwa dirinya mengalami gangguan terhadap mentalnya,” jelasnya.
Meski demikian, polisi menegaskan bahwa dugaan depresi belum dapat dipastikan. Kepastian mengenai kondisi psikologis korban harus menunggu pemeriksaan medis maupun keterangan langsung dari korban apabila nantinya sadar.
“Kita akan dalami lebih lanjut ketika yang bersangkutan sadar. Harus ahli yang menyatakan soal depresi. Yang jelas, di dalam surat tersebut tertulis bahwa mentalnya sangat terganggu. Kita masih telusuri apa penyebabnya,” kata Aji.
Polisi telah meminta keterangan dari pihak keluarga dan orang-orang terdekat korban, namun pemeriksaan belum optimal karena keluarga masih sangat terpukul.
“Kita sudah mendapatkan dua keterangan dari orang tua korban, tetapi belum maksimal karena mereka masih syok,” tambahnya.
Selain itu, polisi juga mengumpulkan keterangan dari teman-teman korban serta saksi di lokasi kejadian. Penyidikan akan terus berlanjut untuk memastikan tidak ada unsur lain yang terlibat.
Pihak kampus pun telah dimintai klarifikasi, dan pemeriksaan saksi tambahan akan dilakukan seiring perkembangan kondisi korban dan keluarganya. (Abizar)







