Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeNews

Proyek Tol Bocimi Via Cianjur Menuju Bandung Tunggu Lelang

×

Proyek Tol Bocimi Via Cianjur Menuju Bandung Tunggu Lelang

Sebarkan artikel ini

Bogor, BogorUpdate.com, Rencana perpanjangan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) via Cianjur, hingga saat ini belum ada titik terang. PT Trans Jabar Tol, sebaga pengelola tol Bocimi hingga saat ini masih menunggu proses lelang.

Direktur Utama PT Trans Jabar Tol Abdul Hakim Suryadi mengatakan bahwa proyek tol Bocimi via Cianjur yang nantinya akan tembus ke Bandung ini kemungkinan akan dikerjakan dengan konsorsium yang berebeda.

Sebab, hingga saat ini pemerintah belum memulai proses lelang proyek ini. “Blueprint-nya sudah ada, tapi kami masih menunggu dimulainya proses lelang,” kata Abdul dalam konfrensi pers persiapangan pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) Tol Bocimi, beberapa waktu lalu.

Di sisi lain, Abdul mengatakan kalau pihaknya menyambut positif wacana tersebut sebagai bagian dari pengembangan konektivitas regional. Namun, saat ini pihaknya masih fokus pada penyelesaian pembangunan Tol Bocimi yang masih menyisakan dua seksi, yakni ruas Cibadak-Cisaat dan Cisaat-Sukaraja.

Sebagai informasi, pemerintah telah mewacanakan kelanjutan trase Tol Bocimi hingga Bandung melalui Cianjur, yang dikenal dengan ruas Tol Sukabumi-Cianjur-Padalarang (Sucilarang). Rencana proyek ini bahkan telah masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN).

Tol Sucilarang merupakan pengembangan lanjutan dari Tol Bocimi yang saat ini berakhir di Sukabumi Timur, tepatnya di wilayah Sukaraja. Dari titik tersebut, trase tol direncanakan diteruskan hingga Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, melalui kawasan Ciranjang di Kabupaten Cianjur.

Berdasarkan dokumen Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, proyek Jalan Tol Ciawi-Sukabumi-Ciranjang-Padalarang memiliki total panjang sekitar 115 kilometer dengan estimasi kebutuhan anggaran mencapai Rp7,7 triliun.

Dalam perencanaannya, ruas Tol Sukabumi-Ciranjang diperkirakan akan melintasi kawasan pegunungan dan memungkinkan pembangunan terowongan.(ayu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *