Cisarua, BogorUpdate.com – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97, masyarakat Puncak bersama Pemerintah Desa Tugu Selatan dan Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, menggelar kegiatan bertajuk Puncak WOI (Wonderful of Indonesia) pada Selasa (28/10/25).
Kegiatan ini mengusung tema “Masyarakat Puncak Bersatu, Bangkit, dan Bergerak Bersama untuk Wisata Puncak yang Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan” dengan slogan “Puncak Anu Urang”.
Rangkaian acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan penanaman pohon di sepanjang pinggiran Jalan Raya Puncak, dilanjutkan dengan ngaliwet bersama di area Rest Area Puncak sebagai titik kumpul. Aksi ini menjadi simbol kolaborasi lintas komunitas dalam menjaga keseimbangan alam dan keberlanjutan wisata di kawasan Puncak.
Kegiatan tersebut didukung oleh berbagai pihak, di antaranya Desa Tugu Selatan, Desa Tugu Utara, Kerukunan Warga Puncak (KWP), KTH Gede Pangrango, Komunitas Pedagang Puncak, Komunitas Pramuwisata Puncak, Karang Taruna Sinar Pangrango, serta para RT, RW, dan Kadus se-Desa Tugu Utara dan Tugu Selatan.
Dukungan juga datang dari Eco Village Cisarua, Suara Hati, Bait Harmoni, DKR Kecamatan Cisarua, Pemuda Pancasila, Srikandi Pemuda Pancasila Desa Wisata Tugu Utara, BUMDes Tugu Utara, serta Bank Pohon Nusantara sebagai sponsor penyedia bibit pohon.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Wawan Hikal Kurdi, memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan tersebut.
“Puncak WOI sangat bagus dan luar biasa. Masyarakat Puncak melakukan penanaman pohon untuk mewujudkan wisata Puncak yang ramah lingkungan dan berkelanjutan,” ujarnya.
Kepala Desa Tugu Selatan, M. Eko Windiana, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas sinergi seluruh elemen masyarakat.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan Puncak WOI ini yang diprakarsai oleh teman-teman BUMDes dan para aktivis lingkungan. Penghijauan melalui penanaman pohon harus menjadi langkah berkelanjutan. Alam yang terjaga akan menciptakan pariwisata yang berkesinambungan bagi ekonomi masyarakat. Mudah-mudahan Puncak WOI menjadi pionir perubahan di kawasan Puncak,” kata Eko.
Perwakilan Kerukunan Wargi Puncak (KWP), Deden Abdurahman atau akrab disapa Bahden, mengatakan kegiatan ini merupakan wujud nyata kekompakan masyarakat Puncak.
“Alhamdulillah, dalam rangka Hari Sumpah Pemuda kami melakukan penanaman pohon di pinggir Jalan Raya Puncak. Ini bentuk kebersamaan untuk mewujudkan wisata ramah lingkungan. Terima kasih kepada Bank Pohon Nusantara yang telah mensponsori bibit pohon,” ujarnya.
Sementara itu, Aminudin Azis, salah satu warga Puncak, menilai kegiatan ini menunjukkan kepedulian tinggi masyarakat terhadap lingkungan.
“Kami bersyukur, banyak ormas dan pemuda seperti Pemuda Pancasila dan LMP ikut hadir. Ini bukti masyarakat Cisarua sangat peduli terhadap lingkungan dan sosial. Penanaman ini akan terus dilanjutkan agar Puncak semakin lestari,” katanya.
Tokoh masyarakat Puncak, Abah Yudi Wiguna, juga menyampaikan apresiasinya.
“Saya bangga melihat pemerintahan desa, masyarakat, lembaga, dan ormas peduli terhadap lingkungan. Harapannya ke depan bukan hanya menanam, tapi juga merawatnya seperti merawat kehidupan,” ucap Abah Yudi.
Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Cisarua, Bung Agus Pacul, menambahkan bahwa semangat Sumpah Pemuda menjadi pendorong utama dalam aksi lingkungan ini.
“Di Hari Sumpah Pemuda, kami siap menjaga Puncak agar tetap hijau dan lestari. Semangat juang dan motivasi adalah kunci mewujudkan wisata Puncak yang ramah lingkungan dan berkelanjutan,” tegasnya.
Melalui Puncak WOI, masyarakat dan pemerintah desa di kawasan Puncak menegaskan komitmen mereka untuk menjadikan wisata Puncak sebagai kawasan yang berdampingan dengan alam, berkelanjutan secara ekonomi, dan harmonis secara sosial.
Aksi kolaboratif ini bukan hanya simbol semangat Sumpah Pemuda, tetapi juga langkah nyata menuju masa depan Puncak yang hijau, lestari, dan membanggakan. (Deni)













