Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeNewsPeristiwa

Ratusan Pelayat Datangi Rumah Duka Pramugari Esther Aprilita Korban Pesawat ATR 42-500

×

Ratusan Pelayat Datangi Rumah Duka Pramugari Esther Aprilita Korban Pesawat ATR 42-500

Sebarkan artikel ini

Ratusan Pelayat Datangi Rumah Duka Pramugari Esther Aprilita Korban Pesawat ATR 42-500. (Abizar/Bogorupdate)

Caringin, BogorUpdate.com – Suasana duka mendalam menyelimuti kediaman orang tua pramugari korban kecelakaan pesawat ATR 42-500, Esther Aprilita Pinarsitta Sianipar, di Komplek Perumahan Bukit Rancamaya, Desa Ciherang Pondok, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (24/1/26) pagi.

Sejak pagi hari, ratusan pelayat yang terdiri dari sanak keluarga, kerabat, serta teman-teman almarhumah tampak silih berganti mendatangi rumah duka untuk memberikan penghormatan terakhir. Karangan bunga ucapan belasungkawa juga terlihat berjejer di sekitar lokasi rumah duka.

Jenazah Esther rencananya akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Gunung Gadung pada Sabtu siang. Sebelum prosesi pemakaman, keluarga bersama para pelayat terlebih dahulu melaksanakan rangkaian ibadah sesuai dengan keyakinan almarhumah.

Sejumlah kerabat dan rekan almarhumah mengaku sangat terpukul atas kepergian Esther yang dikenal sebagai sosok pribadi yang ramah dan periang. Kehadirannya kerap membawa keceriaan di tengah lingkungan pertemanan maupun keluarga.

Cathline (25), salah satu sahabat dekat almarhumah, mengungkapkan rasa kehilangan yang mendalam. Ia mengaku telah bersahabat dengan Esther sejak 15 tahun lalu.

“Saya sahabatan sudah 15 tahun. Dia itu periang, suka menghibur teman-teman,” ujar Cathline dengan mata berkaca-kaca.

Cathline juga menuturkan bahwa pertemuan terakhirnya dengan Esther terjadi pada perayaan pergantian tahun lalu. Keduanya bahkan sempat merayakan Natal bersama sebelum almarhumah menjalankan tugas penerbangan.

“Terakhir ketemu pas tahun baru, kami juga sempat Natalan bareng. Biasanya kalau ketemu suka curhat soal kerjaan, saling cerita, saling nasihat,” tambahnya.

Kepergian Esther Aprilita Pinarsitta Sianipar meninggalkan duka mendalam tidak hanya bagi keluarga, namun juga bagi sahabat dan rekan-rekannya yang mengenal almarhumah sebagai sosok penuh semangat dan keceriaan. (Abizar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *