Bogor RayaHomeHukum & Kriminal

Rektor Unhan Adakan Gathering Dengan Insan Pers

Babakan Madang – Bogor Update

Rektor Universitas Pertahanan (Unhan) Mayjen TNI Dr. Yoedhi Swastanto, M.B.A mengadakan gathering dengan insan pers di Gedung Auditorium Kampus Unhan, Kawasan IPSC Sentul, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Kamis (5/4/2018), dengan tema “Melalui Semangat Bela Negara Kita Tingkatkan Tali Silaturahmi dan Sinergitas Unhan-Media Massa”.

 

Helatan yang dihadiri awak media,  baik Media Cetak,  Online dan Elektronik itu,  dihadiri juga oleh para pejabat Eselon I, II dan III dan IV serta Dosen di lingkungan Unhan.

 

“Saya mengucapkan terima kasih atas kehadiran para awak media di kampus Unhan, dalam penyampaiannya kegiatan silaturahmi ini bertujuan guna meningkatkan pemberitaan yang bersifat positif bagi masyarakat terutama tentang peran dunia pendidikan khususnya Unhan, ” ujar Rektor Unhan

 

Dalam sambutannya Rektor Unhan mengatakan, bahwa Media massa memiliki peran yang sangat stategis dalam arti pada kondisi saat ini media massa memiliki peranan yang sangat besar dan memiliki pengaruh yang sangat kuat sehingga menjadikan media massa sebagai pusat perhatian publik untuk mengetahui dan mencari berbagai informasi.

 

“Peran media massa sangatlah penting sebagai sumber pengetahuan, banyaknya informasi atau isu-isu yang terjadi di dalam negeri maupun luar negeri akan langsung diterima oleh masyarakat, namun demikian informasi-informasi yang harus disaring terlebih dahulu agar tidak terjadi kesalahan informasi sehingga dan tidak menimbulkan perselisihan dan salah pengertian, “ujar Letjen TNI Dr. Yoedhi Swastanto, M.B.A.

 

Dia menambahkan, Media massa sebagai bagian dari pendidikan dalam artian media massa yang menyebarkan beraneka ragam informasi harus sanggup melakukan fungsinya sebagai bagian dari pendidikan.

 

“Sistem komunikasi massa di Indonesia menuntut untuk selalu memberitakan informasi yang terpercaya, aktual dan terbaru serta harus mendidik masyarakat menjadi lebih baik. Media massa tidak boleh memberitakan berita yang bersifat provokasi yang berakibat timbulnya perpecahan dan konflik,” imbuh Letjen TNI Dr. Yoedhi Swastanto, M.B.A.

 

Lanjutnya, betapa pentingnya Kode etik jurnalistik atau kode etik wartawan yang merupakan etika dan standar jurnalistik yang terdiri dari prinsip etika dan praktik yang baik bagi wartawan atau jurnalis dalam menjalankan tugasnya.

 

“Kode etik jurnalistik biasanya disusun oleh asosiasi jurnalistik profesional maupun organisasi cetak, siaran maupun media online. Kode etik jurnalistik memiliki prinsip-prinsip yang sama yaitu kebenaran, akurasi, obyektivitas, imparsialitas, keadilan, dan akuntabilitas publik, ungkap Rektor Unhan.

 

Rektor Unhan berharap, turut sertanya media massa baik cetak, online maupun elektronik dalam memajukan dan mengembangkan Unhan untuk masayarakat baik nasional, regional dan Internasional, sehingga pada tahun 2024 Unhan menjadi World Class University. (Rie)

 

 

 

 

Editor : Endi

Exit mobile version