
Iksan Awaludin, Presiden Mahasiswa STKIP Muhammadiyah Bogor
Pilkada – BogorUpdate.com
Saling klaim kemenangan berdasarkan hasil hitung cepat (quick kount) dalam Pemilihan Bupati (Pilbub) Bogor 2018 membuat masyarakat bingung, sehingga Mahasiswa STKIP Muhammadiyah Bogor angkat bicara.
Presiden Mahasiswa STKIP Muhammadiyah Bogor Iksan Awaludin mengatakan, pesta demokrasi Pilbub di Kabupaten Bogor belum selesai dan minta masyarakat tenang.
Ia juga meminta, kepada seluruh pasangan calon untuk tidak asal mengklaim kemenangan berdasarkan quick count, karena pleno perhitungan suara belum menentukan siapa yang menjadi pemenang.
“Untuk ril kemenangan yang sah itu, kita masih harus menunggu hasil rapat pleno secara berjenjang dari KPUD,” kata Iksan, Jumat (29/03/18).
Masih kata dia, dengan saling klaim kemenangan itu, membuat suasana gaduh dan masyarakat bingung. Sehingga banyak yang bertanya-tanya siapa sesungguhnya pemenangnya.
“Kita dan khususnya para pendukung masing-masing calon harus membuat masyarakar tenang, jangan membuat bingung karena ini merupakan hajat orang banyak yakni warga kabupaten Bogor,” jelasnya.
Ia menilai, walaupun berdasarkan quick count, keyakinan itu mengacu kepada hasil hitung yang dilakukan internal tim sukses maupun partai masing masing paslon unggul, namun hasil perhitungan real count yang hakiki itu ada di KPUD.
“Jadi saya berharap para paslon untuk tetap pada koridornya, tetap menjaga kondusifitas dan tetap menjaga persatuan untuk perubahan Kabupaten Bogor terlepas siapapun yang terpilih. Nanti setelah pleno berjenjang dari tingkat kecamatan dan akan di makjul di KPUD baru bisa diketahui siapa pemenang pilgub di Kabupaten Bogor ini,” tandasnya.
Editor : Anto







