
Cibinong – Bogor Update
Srikandi Ade Yasin (SAY) siap memenangkan pasangan calon (Paslon) Hj. Ade Yasin-H. Iwan Setiawan (HADIST) nomor urut 2, pada Pilkada 2018.
Hal itu dikatakan oleh R. Tuty Susilawati, Ketua Srikandi Ade Yasin (SAY) Kabupaten Bogor, kepada wartawan, disela-sela kegiatan festival Panca Karsa dilokasi lapangan Bilabong – Bojonggede, Minggu (15/4/18) kemarin.
“Kita siap untuk memenangkan paslon HADIST pada Pilkada 2018 ini. Ribuan alat kampanye peraga (AKP) sudah kita pasang baik stiker dan poster dijalan, rumah dan tempat lainnya. Sudah 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor, SAY sudah menjajaki demi memperkenalkan paslon HADIST kepada masyarakat Kabupaten Bogor,” ujar Tuty.
Ia menjelaskan, bahwa dirinya sudah membentuk tim korcam dan kordes SAY di 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor, dengan sangat kompak serta bersemangat untuk memenangkan HADIST yang diusung dari partai Gerinda, PPP, PKB dan PBB ini.
“Kita akan terus memasang alat peraga stiker dan poster HADIST. Apa yang kami lakukan ini, untuk memperkenalkan paslon nomor urut 2 agar selalu melekat dan dikenal oleh masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Sekretaris Balad Karya, Ebing Sulbi mengatakan, bahwa para kader Balad Karya yang nota bene dari militan Partai Golkar ini, terus menggeber sosialisasi kepada masyarakat Kabupaten Bogor.
“Kami tidak akan pernah berhenti dan terus mensosialisasikan paslon HADIST kepada masyarakat Kabupaten Bogor. Kader kita ada di 40 kecamatan dan akan terus melakukan kampanye sesuai aturan KPU dan menempel poster dan stiker di setiap tempat yang strategis serta tidak merusak lingkungan,” tegasnya.
Ebing mengatakan, bahwa konsolidasi itu akan dilanjutkan dengan konsolidasi tingkat desa. Target Balad Karya adalah seluruh desa dan kelurahan yang ada di Kabupaten Bogor memiliki kepengurusan.
Tambah dia, bahwa pihaknya tidak terpengaruh dengan kondisi Partai Golkar di tingkat pusat maupun di Kabupaten Bogor.
“Apa pun keputusannya kami yaitu kader Balad Karya tetap mendukung HADIST menjadi Bupati dan Wakil Bupati Bogor periode 2018 – 2023,” terangnya. (Ang)
Editor : Endi







