Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeNewsPendidikan

Sekolah Rakyat Berkonsep Boarding School Dibangun di Rancamaya, Ditargetkan Beroperasi 2027

×

Sekolah Rakyat Berkonsep Boarding School Dibangun di Rancamaya, Ditargetkan Beroperasi 2027

Sebarkan artikel ini

Kota Bogor, BogorUpdate.com – Harapan baru bagi dunia pendidikan di Kota Bogor mulai terlihat. Sekolah Rakyat berkonsep boarding school yang akan dibangun di kawasan Rancamaya ditargetkan mulai beroperasi pada tahun 2027 dengan daya tampung hingga seribu siswa.

Rencana pembangunan Sekolah Rakyat tersebut ditinjau langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial RI, Robben Rico, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, Selasa 20 Januari 2026.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan yang telah disiapkan Pemerintah Kota Bogor.

Sekda Kota Bogor, Denny Mulyadi mengatakan, kunjungan ini menjadi langkah awal yang penting agar pembangunan Sekolah Rakyat dapat segera direalisasikan.

Pemkot Bogor telah menyiapkan lahan seluas kurang lebih 5 hektare yang akan menjadi lokasi sekolah tersebut.

“Alhamdulillah, hari ini kita memastikan langsung kesiapan lahan bersama Pak Sekjen. Mudah-mudahan pembangunan Sekolah Rakyat ini bisa segera dimulai dan nantinya benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kota Bogor,” ujar Denny.

Ia menambahkan, lahan di kawasan Rancamaya tersebut akan melalui tahapan pengecekan lanjutan, termasuk kondisi tanah dan kultur wilayah, sebelum masuk ke tahap pembangunan fisik.

Sementara itu, Sekjen Kementerian Sosial RI Robben Rico menjelaskan, kunjungan ini bertujuan memastikan kesiapan lahan sekaligus proses pematangan lahan yang akan dilakukan oleh Pemerintah Kota Bogor dengan pendampingan dari Kementerian Pekerjaan Umum.

“Target kita, paling lambat bulan Juni 2026 sudah mulai proses lelang. Bahkan pekerjaan awal bisa segera berjalan, sehingga sekitar Juli 2027 Sekolah Rakyat ini sudah dapat digunakan,” jelas Robben.

Sekolah Rakyat di Kota Bogor nantinya diprioritaskan bagi anak-anak asal Kota Bogor. Namun pada tahap awal operasional, sekolah ini juga berpeluang menampung siswa dari daerah lain yang masih menunggu pembangunan Sekolah Rakyat di wilayahnya masing-masing.

Sekolah ini diperkirakan mampu menampung sekitar 1.000 hingga 1.080 siswa. Dengan konsep boarding school, seluruh aktivitas siswa akan berlangsung di dalam lingkungan sekolah selama 24 jam.

Fasilitas yang disiapkan pun terbilang lengkap, mulai dari asrama siswa, ruang kelas, laboratorium, tempat ibadah, lapangan olahraga, gedung serbaguna, hingga asrama bagi guru dan tenaga kependidikan. Selain itu, Sekolah Rakyat juga akan dilengkapi fasilitas keterampilan, termasuk di sektor pertanian.

“Yang ingin kita bangun bukan hanya akademik, tetapi juga karakter, kedisiplinan, akhlak, kebangsaan, dan keterampilan yang bersertifikat,” tambah Robben.

Dengan hadirnya Sekolah Rakyat ini, diharapkan akses pendidikan yang lebih inklusif dan berkualitas dapat terbuka lebar bagi anak-anak di Kota Bogor dan sekitarnya, sekaligus menjadi upaya nyata memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan. (Abizar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *