BogorUpdate.com – Bencana kembali terjadi di Kampung Gudang, RT 02 RW 07, Kelurahan Gudang, Kecamatan Bogor Tengah, Kamis (25/10/18) sekitar pukul 12.30 WIB.
Kali ini di kawasan padat penduduk itu terjadi rumah ambruk, dalam peristiwa itu sedikitnya 9 rumah yang mengalami rusak berat.
Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun sebanyak 16 KK berjumlah 52 jiwa terpaksa harus diungsikan ke rumah keluarga dan kerabat korban.
Mak Tati (86), salah satu pemilik rumah yang terkena dampak mengaku, tembok rumahnya retak-retak setelah tertimpa reruntuhan rumah tetangga yang ambruk dan berlokasi tepat diatas rumahnya.
“Tembok kamar saya retak-retak dan tembok yang terkena reruntuhan sudah mulai goyang. Saya tidak berani tidur disini lagi soalnya ini kamar emak retak, pas kana rumah ambruk itu,” kata Mak Tati
Wanita berusia 60 tahun itu mengaku dengan kondisi rumahnya yang sudah rawan ambruk, ia juga mengaku bingung akan tinggal dimana. “Emak juga bingung tinggal dimana, kalau tetap disini takut, paling ikut sodara dulu,” ujarnya.
Namun dia bersyukur, saat terjadi rumah tetangganya ambruk dan menimpa rumahnya, dirinya sedang berada diluar rumah sehingga selamat dari timpaan puing bangunan rumah yang roboh tersebut.
“Pas saya sedang duduk diluar tiba-tiba dengar suara gemuruh, trus ada suara gedubrak gitu,” jelas Mak Tati.
Sementara, Ketua RT 2 Agus Solihin mengatakan bahwa rumah yang ambruk itu telah ditinggalkan pemiliknya sekitar 10 tahun lalu. Tapi suka dikontrol sama keluarganya.
“Sudah diadukan dan disampaikan tapi memang tidak ada respon dari pemilik rumah sampai ambruk seperti ini,” ujarnya.
Menurut RT, keluarga yang terkena dampak bencana ini mungkin nanti akan diungsikan atau numpang sementara di rumah keluarganya. (As)
Editor : Tobing
