Cibinong, BogorUpdate.com – Kurang lebih 200 peserta mengikuti sesi final di ajang Dash Run Bogor Balap Lari yang dilangsungkan di lintasan pintu masuk VVIP Gelora Pakansari Cibinong, Sabtu (14/3/2026) malam dini hari.
Ketua KORMI Kabupaten Bogor, Rike Iskandar mengatakan, dalam partai final ini, peserta yang menang semua mendapatkan hadiah yang sudah disediakan oleh KORMI Kabupaten Bogor.
“Sebagai bentuk apresiasi kita, semua peserta Dashrun mendapatkan hadiah, mulai dari handphone, TV, sepeda dan banyak lagi,” katanya.
Menurut Rike Iskandar yang akrab disapa Akew, semua hadiah itu adalah bentuk penghargaan dari KORMI kepada para peserta dashrun yang sudah ikut berpartisipasi di kegiatan ini.
“Dan hari ini, Sabtu (14/3/2026) Dashrun di Pakansari itu adalah yang paling terkenal, paling top di Indonesia kan,” tegas Akew.
Menariknya, lanjut Akew, ajang Dashrun kali ini diikuti peserta dari pelari asal Belanda dan atlet Pelatnas.
“Kita tidak mengundang mereka loh, mereka datang ke Dashrun hanya untuk ikut berpartisipasi dan memeriahkan kegiatan ini,” lanjutnya.
Akew sangat mengapresiasi kehadiran mereka dalam ajang Dashrun, karena terbukti kegiatan Dashrun di Pakansari sidak dikenal seluruh Indonesia.
“Berharap, kegiatan Dashrun bisa rutin di bulan Ramadhan, dan kita jaga marwah kegiatan ini untuk Ramadhan tahun depan,” harapnya.
Dalam ajang balap lari Dashrun juga diikuti salah satu pelari asal Negara Belanda, Mr Rudolp.
Mr Rudolph yang berdomisili di Sentul City, mengaku tertarik dengan ajang Balap Lari Dashrun Bogor tersebut.
“Ajang balap lari ini seru, asik, penonton juga banyak dan acaranya bagus,” kata Rudolph saat diwawancara wartawan menggunakan bahasa Indonesia.
Rudolph mengaku baru pertama kali dirinya mengikuti ajang Balap Lari Dashrun Bogor ini.
“Saya baru satu tahun bergabung dengan Sentul Runner, dan baru pertama kali mengikuti balap lari yang diadakan pada malam hari dengan jarak 100 meter,” ungkapnya.
Rudolph yang kalah dalam ajang ini, dirinya kurang puas, karena trak ini beda dengan lari jarak jauh.
“Saya harus banyak berlatih lagi, karena lawannya kencang – kencang, mudah – mudah tahun depan ada lagi acara ini, saya mau ikutan lagi,” pungkaanya. (Sep)
