Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeNews

Stadion Sepak Bola Desa Bojongnangka Resmi Dilaunching, Kadispora: Lapangan Ini Ladang Harapan, Tempat Mimpi Dimulai

×

Stadion Sepak Bola Desa Bojongnangka Resmi Dilaunching, Kadispora: Lapangan Ini Ladang Harapan, Tempat Mimpi Dimulai

Sebarkan artikel ini
Kadispora Kabupaten Bogor, Asnan AP saat meresmikan stadion sepak bola mini Desa Bojongnangka, Kecamatan Gunung Putri, pada Minggu (24/8/25). (Foto: Agus)

Gunung Putri, BogorUpdate.com – Pemerintah Kabupaten Bogor meresmikan stadion sepak bola mini Desa Bojongnangka, Kecamatan Gunung Putri, Minggu (24/8/25).

Peresmian dilakukan oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor, Asnan AP mewakili Bupati Bogor, Rudy Susmanto.

Dalam sambutannya, Asnan AP menyampaikan rasa bangga atas hadirnya fasilitas olahraga baru di Desa Bojongnangka. Menurutnya, stadion ini bukan sekadar lapangan, tetapi simbol komitmen pemerintah dalam membangun budaya olahraga sejak dini.

“Selamat kepada seluruh warga Desa Bojongnangka yang kini resmi memiliki lapangan sepak bola mini. Ini adalah sebuah kebanggaan yang menandai langkah besar pembangunan fasilitas olahraga di Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Selanjutnya Ia menegaskan bahwa Kabupaten Bogor kini semakin kokoh dengan hadirnya stadion-stadion mini di berbagai wilayah, selain Stadion Pakansari yang berkelas internasional.

Kehadiran lapangan di Bojongnangka diharapkan mampu melahirkan generasi muda berbakat yang kelak bisa mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia.

“Lapangan ini bukan sekadar tanah, bukan sekadar gawang. Ini adalah ladang harapan, tempat mimpi dimulai, jembatan menuju dunia. Dari desa inilah, bibit-bibit atlet besar bisa lahir,” tegasnya.

Lebih lanjut Ia juga menyinggung prestasi Garuda Muda yang sukses menembus perempat final Piala Asia U-17 dan memastikan tiket Piala Dunia U-17 2025.

Keberhasilan itu, katanya, menjadi bukti bahwa talenta anak bangsa mampu bersaing di level internasional, dan Desa Bojongnangka pun memiliki peluang melahirkan pesepakbola andal.

“Jangan ragu bermain, jangan takut bermimpi, dan jangan pernah berhenti berlatih. Dibalik setiap pemain besar, selalu ada satu titik awal: sebuah lapangan kecil di desa penuh semangat,” pesannya.

Peresmian stadion ini ditutup dengan pemukulan bedug dan disambut meriah oleh warga melalui karnaval budaya, senam massal, hingga UMKM, Gerakan pangan murah, dan lain sebagainya. (Gus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *