Sukajaya, BogorUpdate.com
Kondisi jalan Kabupaten Penghubung antar desa di kampung Cipatat Kolot Desa Kiarapandak Kecamatan Sukajaya Kabupaten Bogor rusak parah. Warga melakukan penggalangan dana secara suka rela untuk memperbaiki jalan rusak tersebut.
Iwan (30) warga sekitar mengaku, apa yang dilakukan merupakan inisiatif warga untuk menambal jalan yang berlubang dan rusak secara swadaya.
Perawatan jalan secara swadaya itu dilakukan oleh warga karena kerusakan jalan tersebut hingga kini belum diperhatikan Pemerintah Desa maupun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.
“Banyak jalan dipenuhi lubang dan aspal yang mengelupas serta bebatuan yang sangat dalam sehingga rawan akan kecelakaan bagi pengendara yang akan melintas,” ujarnya kepada wartawan selasa (6/7/21).
Sambung Iwan menambahkan, dengan bermodalkan semen dan pasir warga Cipatat Kolot menutupi sejumlah lubang besar di ruas jalan milik Pemkab tersebut.
“Kami terpaksa swadaya dengan warga untuk menimbun lobang besar di badan jalan dengan semen kerikil dan pasir, karna kondisi jalan tersebut rusak sudah berlangsung lama dan sampai saat ini belum juga ada perawatan pihak terkait. Ini merupakan jalan utama bagi warga untuk menuju ke desa lainnya,” tuturnya.
Hal Senada dikatakan Sadi (40) warga desa Kiarapandak, masyarakat berharap pemerintah desa maupun Pemkab Bogor tidak menutup mata menlihat kondisi jalan yang rusak ini. Karena sangat membahayakan pengguna jalan.
Hal Ini, kata Sadi dilakukan warga lantaran pemerintah dianggap sangat lamban memperbaiki jalan tersebut. Karena ini merupakan jalan akses utama yang dilalui warga.
“Kita sudah lama menunggu sehingga muncul inisiatif warga untuk swadaya melakukan perbaikan tambal sulam dengan semen dan pasir. Daripada menunggu lama dibangun, warga berinisiatif untuk melakukan penambalan seadanya,” katanya.
“Sudah lama jalan itu rusak parah. Saat musim penghujan warga sangat resah dan khawatir banyak yang terjatuh karena kondisi jalan yang berlubang dan licin,” ungkap Sadi yang juga merupakan profesi tukang ojeg menambahkan.
Terpisah Sekdes Kiarapandak Tole membenarkan, adanya kerusakan jalan di kampung Cipatat Kolot sampai Cijambu sudah dianggarkan melalui program Samisade tahun 2022. Penambalan jalan sudah difasilitasi oleh pihak Pemerintah Desa dengan membantu pasir semen dan splite.
“Mudah-mudahan di tahun 2022 nanti program Samisade tidak terkendala dan tidak tertunda lagi untuk Desa Kiarapandak,” singkatnya.
(Agus Komeng/Bing)







