Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeNewsPemerintahan

Tangkil Wani Tampil, Ini Dia Suguhan Programnya

×

Tangkil Wani Tampil, Ini Dia Suguhan Programnya

Sebarkan artikel ini

BOGORUPDATE.COM – Untuk mewujudkan pemberdayaan ekonomi masyarakat, sebanyak 50 kader PKK dan warga dari kalangan ibu rumah tangga di Desa Tangkil, Kecamatan Citeureup Kabupaten Bogor, dibekali pelatihan olahan makanan tradisional, Rabu (22/01/20).

“Pelatihan olahan makanan tradisional itu dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam yang ada di Desa Tangkil. Mulai dari prduksi singkong, ubi, jagung, sukun dan hasil pertanian lainnya yang memiliki nilai ekonomi,” Kata Kepala Desa Tangkil, Fikriana kepada bogorupdate.com, Rabu (22/01/20).

Menurut Fikri, pada pelatihan olahan makanan ini di biayai anggaran Dana Desa (DD) dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam yang ada di Desa Tangkil. Sebelumnya, singkong dan ubi-ubian yang dihasilkan para petani setempat hanya diolah secara sederhana, sehingga hasil penjualannya pun kurang maksimal.

“Namun saat ini melalui inovasi dan pembinaan dari Dinas koperasi UMKM Kabupaten Bogor, singkong dan ubi-ubian yang dihasilkan diolah terlebih dahulu dalam bentuk kemasan. Dengan harapan, makanan tradisional hasil olahan itu bisa dipasarkan dengan nilai ekonomi yang menguntungkan bagi masyarakat, Desa Tangkil,” katanya.

Ditempat yang sama, Sekertaris Desa Tangkil, Baehaki menerangkan melalui inovasi ini, pengolahan makanan khususnya yang berasal dari bahan baku singkong menjadi keripik, Peyek, Mustopa, rengginang bisa dipasarkan dengan harga yang menjanjikan.

“Kalau singkong dan pisang itu dikemas menjadi keripik, sementara harganya baru dipasarkan dengan harga Rp 3.000/bungkus. Mungkin dengan pengemasan saat ini leboh kreatip dan modern bahkan lebih dari itu. Selain itu, singkong bisa dibuat mustopa,” jelas Baehaki.

Baehaki menjelaskan, untuk menopang nilai ekonomis yang cukup menjanjikan itu, sehingga langkah awal yang harus dilakukan melalui pemberdayaan masyarakat.

“Kami berharap, dengan adanya pemberdayaan kepada para kader PKK dan ibu rumah tangga ini, bisa menstransfer ilmu dan wawasan kepada warga lainnya,” harapnya.

Seksi usaha mikro Dinas UMKM Kabupaten bogor, Subandi, mengatakan dilaksanakannya pelatihan pengolahan makanan tadisional ini untuk mendorong perekonomian masyarakat melalui peningkatan sumber daya manusia.

“Banyak potensi makanan yang bisa diolah atau dikemas di Desa Tangkil ini,” tukasnya. (Sep)

 

 

 

 

 

 

Editor : Endi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *