Citeureup, BogorUpdate.com
Virus corona atau Covid-19 menghantui masyarakat dunia tak terkecuali Indonesia. Virus corona merupakan jenis virus yang diidentifikasi sebagai penyebab penyakit pada saluran pernapasan. Virus ini tertedeksi pertama kali muncul di Kota Wuhan, China. Virus inipun cepat menyebar kesebagian negara di dunia termasuk Indonesia.
Untuk mengatasi penyebaran terhadap penularan virus corona di wilayahnya, Bupati Bogor Ade Yasin pun mengeluarkan instruksi no 90 tahun 2020 pada hari Rabu (04/03/20), Tentang peningkatan kewaspadaan terhadap resiko penularan infeksi virus Corona (Covid-19).
Dalam instruksinya itu, Bupati Bogor Ade Yasin minta kepada Sekretaris Daerah (Sekda), Musyawarah pimpinan kecamatan (Muspika), Para Direktur RSUD dan Puskesmas serta para Direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), agar mendukung dan melaksanakan kegiatan sosialisasi. Meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan serta melakukan pengendalian resiko penularan virus Corona (COVID-19) di wilayah kabupaten Bogor.
Dalam beberapa poin, Bupati Bogor, Ade Yasin pun mengintruksikan Muspika agar lebih gencar melakukan sosialisasi baik secara langsung maupun tidak langsung melalui semua kanal media ke masyarakat terkait tentang cara penularan dan pencegahan virus Corona.
Menindaklanjuti intruksi Bupati Bogor, Ade Yasin, Camat Citeureup, Asep Mulyana mengatakan sudah melakukan sosialisasi dimasyarakat guna mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19).
“Dan Hari, Rabu (18/03/20), kami melakukan Kegiatan Penyemprotan cairan Disinfectan di kantor Kecamatan, guna mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19),” Ujarnya.
Asep Mulyana pun menghimbau khususnya masyarakat Kecamatan Citeureup agar selalu menjaga kesehatan. Untuk mecegah penyebaran virus corona Asep pun menyarankan agar masyarakat Kabupaten Bogor melakukan beberapa langkah agar terhindar dari penularan virus Corona. Sesuai instruksi dan arahan Bupati Bogor, melalui Dinas Kesehatan dengan melakukan cara sebagai berikut :
1. Sering cuci tangan pakai sabun.
2. Gunakan masker bila batuk atau pilek.
3. Konsumsi gizi seimbang dengan memperbanyak konsumsi sayur dan buah.
4. Hati-hati jika berkontak dengan hewan.
5. Rajin olahraga dan istirahat yang cukup.
6. Jangan mengonsumsi daging yang tidak dimasak.
7. Bila batuk, pilek dan sesak napas segera ke fasilitas kesehatan.
Masih kata Asep Mulyana, dirinya menjelaskan, bahwa menurut Dinas kesehatan Kabupaten Bogor, Gejala awal virus corona yang dirasakan yaitu demam, batuk, pilek, gangguan pernapasan, sakit tenggorokan, letih, dan lesu.
“Jika ada masyarakat Kecamatan Citeureup yang mengalami gejala tersebut, seperti himbauan Bupati Bogor Ade Yasin agar segera menghubungi sambungan cepat 24 jam Sitegar 119 atau posko layanan kegawatdaruratan medis 021-87901590 dan WhatsApp 081212349911,” Tutupnya. (Wd)
Editor : Endi








