
Kota Bogor – Bogor Update
Puluhan umat kristiani yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Papua (IMAPA) Bogor mengelar ibadah peringatan hari Pekabaran Injil ke-163, Senin (5/2/18).
Meski hujan gerimis sejak Senin dini hari hal itu tidak mengurangi minat puluhan umat Kristiani Papua Bogor untuk mendatangi tempat ibadah guna melaksanakan ibadah syukur perayaan sejarah HUT Pekabaran Injil.
“Peringatan HUT Pekabaran Injil di Tanah Papua ini adalah untuk memperingati momen keberanian, kesetiaan dan ketabahan dua orang penginjil Carl Wllem Ottow dan Johan Gottlob Geissler,” ujar Yunus Gobai ketua Imapa Bogor kepada Bogorupdate.com, Sabtu (10/2/18) sore.
Dirinya, menyebut Tuhan mengutus Carl Willem Ottow dan Johan Gottlob Geissler ke Tanah Papua dan menginjakkan kedua kaki mereka di pulau Mansinam Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat dengan menaikan doa sulung mereka “Dengan nama Tuhan kami menginjak kaki di tanah ini” imbuh Yunus.
Menurutnya, dengan doa yang disampaikan dua penginjil Ottow dan Geisseler, kedua hamba Tuhan tersebut memulai pekabaran Injil di Tanah Papua.
Dia berharap, seluruh anggota IMAPA Bogor melalui momen 5 Februari ini menjadi sebuah ajang untuk mempererat tali kekeluargaan yang telah ada di antara kita.
“Agar melalui itu kita dapat memandang berbagai persoalan yang terus terjadi di tanah Papua. Seperti yang saat ini sedang terjadi di kabupaten Asmat. Agar nantinya kita menjadi Penerus karya Kebenaran Tuhan Yesus Kristus,” harap Yunus.
Koordinator Tim kerja Naftali Tagai menjelaskan, persiapan ibadah perayaan PI ke-163 ini dipersiapkan dalam tiga Minggu.
Untuk ibadah puncak perayaan PI 5 Februari 2018Â telah dilaksanakan juga ibadah pengucapan syukur Pekabaran Injil dipusatkan di Asrama Mahasiswa Papua Bogor.
Dengan mengusung tema, karena itu pergilah, jadikan semua bangsa muridku dan ajarilah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu (Matius: 28;19-20) dan Sub Tema, Jadikanlah Tanah Papua Sebagai Pusat Pemberitaan Injil Yang Memberi Kehidupan, Kasih dan Damai Sejahtera. (Rie)
Editor : Endi







