Bogor RayaHomeNews

Usai Percantik Pos Hoegeng Gadog, Polres Bogor Bagikan Ratusan Takjil Gratis ke Pengendara

Jajaran Polres Bogor saat memberikan ratusan takjil gratis ke pengendara roda dua dan empat serta warga sekitar yang melintas di Simpang Pos Hoegeng Gadog, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor. (Erwin | Bogorupdate)

Ciawi, BogorUpdate.com – Polres Bogor membagikan ratusan takjil gratis ke pengendara roda dua dan empat di simpang Pos Hoegeng Gadog, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Kamis, (12/3/2026).

Dalam kesempatan itu, jajaran Polres Bogor turun langsung ke jalan untuk membagikan ratusan takjil gratis kepada para pengendara hingga warga sekitar yang melintas.

Selain pembagian takjil gratis, jajaran Polres Bogor juga melakukan peninjauan terhadap Pos Hoegeng Gadog yang telah dirias dengan cara unik berkonsep kerajaan jelang mudik lebaran.

Kapolres Bogor, AKPB Wikha Ardilestanto mengatakan bahwa diriasnya Pos Hoegeng Gadog merupakan instruksi langsung dari Kapolda Jawa Barat (Jabar).

“Bapak Kapolda Jabar memerintahkan kepada seluruh Polres di jajaran Polda Jabar untuk membuat satu pos terpadu yang sifatnya unik dan tematik,” ujar Wikha kepada wartawan.

Wikha menyebut, tujuan diriasnya Pos Hoegeng Gadog itu agar menarik perhatian masyarakat yang mudik saat melintasi kawasan Puncak Bogor.

“Sehingga masyarakat yang mudik karena lelah bisa singgah di pos yang kita sediakan karena di sini ada layanan seperti pijat gratis, layanan kepolisian, dan tempat ibadah,” ucapnya.

Pos Hoegeng yang dihiasi oleh lampu ajaib milik Aladin dan jin pengabul keinginan, kata Wikha, filosofi itu untuk menciptakan daya tarik visual.

“Kita mencari contoh-contoh yang menarik, yang kira-kira eye-catching. Jadi masyarakat datang dengan ada bangunan pos yang sekiranya unik, memiliki tema, tokoh-tokoh yang masyarakat juga paham dan kenal. Harapan kita masyarakat akan tertarik untuk datang,” tuturnya.

Selain unik, tambah Wikha, Pos Gadog Hoegeng juga telah dilengkapi peralatan medis hingga dihuni oleh personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor untuk menangani jika terjadinya bencana alam.

“Dishub, Satpol PP, dan Supeltas juga ada di sini karena saat ini masih cukup sering bencana meteorologi, mudah-mudahan bisa mengawal Operasi Ketupat Lodaya 2026,” tutupnya. (Erwin)

Exit mobile version