Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeKesehatanNewsPemerintahan

Vaksinasi Sasar Ribuan Pegawai Hotel dan Restoran di Kota Bogor

×

Vaksinasi Sasar Ribuan Pegawai Hotel dan Restoran di Kota Bogor

Sebarkan artikel ini

Kota Bogor, BogorUpdate.com
Pemerintah Kota Bogor terus geber pelaksanaan vaksinasi masal. Kali ini giliran pegawai hotel dan restoran yang suntik vaksin masal. Vaksinasi bertujuan untuk mengakhiri Pandemi covid-19 yang telah satu tahun melanda negeri ini.

Sebanyak 1.859 orang pegawai yang tergabung di Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Bogor mengikuti vaksinasi covid-19 di Puri Begawan, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Kamis (25/03/21).

Ketua PHRI Kota Bogor, dr. Yuno Abeta Lahay mengatakan, 1.859 orang yang di vaksin berasal dari 39 hotel dan restoran yang ada di Kota Bogor dari target pengajuan sekitar 4.000 orang.

“Jadi baru 2.600 orang yang sudah di vaksin mulai dari direksi, managemen, staff karyawan tetap, outsourcing, casual sampai pekerja harian,” ucapnya.

Yuno berharap, setelah selesai semua insan perhotelan di vaksin dapat mengembalikan kepercayaan pengunjung untuk tidak ragu berwisata ke Kota Bogor dan memulihkan okupansi hotel.

Diakui dia, saat ini okupansi sudah mulai membaik, pengunjung hotel kisarannya sudah diangka 50 persen karena di weekday itu dari meeting kementrian dan lembaga sudah jalan.

“Apalagi setelah pemberhentian ganjil genap, ditambah kasus positif covid nya juga semakin menurun sehingga dampak untuk pariwisatanya bisa menjadi lebih baik lagi,” pungkasnya.

Sebelumnya vaksinasi massal yang digelar di salah satu mall, menyasar ribuan karyawan dan pedagang atau retail, Rabu (24/03/21).

Wakil wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan, dilaksanakannya vaksinasi di mall diharapkan dapat memberi rasa aman dan mengembalikan animo warga untuk berkunjung ke mall.

Karena kata mantan Pejabat KPK itu, saat diterapkannya kebijakan ganjil genap tingkat pengunjung sangat menurun hingga 30 persen.

“Setelah para pegawai dan pedagang ini di vaksin tentu akan memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga sehingga tidak perlu takut lagi untuk datang ke mall,” ujarnya.

Kendati demikian, Dedie berpesan kepada pengelola mall untuk tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat meski sudah dilakukan vaksinasi.

“Prokes harus tetap dijalankan, karena pandemi ini belum berakhir. Jangan sampai karena sudah di vaksin jadi tidak menerapkan prokes bahkan menjadi klaster baru,” pungkasnya.

 

 

 

 

 

 

(As/Bing)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *