
BogorUpdate.com – Sebanyak 11 seniman seni rupa trimatra (3D) yang merupakan lulusan Institut Kesenian Jakarta (IKJ) menggelar pameran seni rupa bertajuk Bogor Art Craft di Taman Pajajaran Sport Club, Bantar Kemang, Kota Bogor, Sabtu 15 September hingga Minggu 14 Oktober 2018 mendatang
Tak hanya sekedar memamerkan puluhan mahakarya seni, para seniman ini juga memberikan motivasi dan edukasi mengenai seni kepada pengunjung yang datang. Dalam acara tersebut nampak hadir Walikota Bogor Bima Arya ditemani Istri Yane Ardian.
Melihat berbagai hasil karya seni tersebut membuat Bima terkesima terutama pada salah satu karya seni patung yang dibuat mirip dengannya. Tiga patung berwarna merah, kuning dan hijau yang merupakan hasil tangan seniman Yana W Sucipto ini diberi nama Werkudora Gugat.
“Tiga patung ini akan saya incar, karena mungkin tidak akan ada orang lain yang beli,” ujarnya.
Menurutnya, karya-karya seni ini sangat layak untuk memenuhi ruang-ruang di Balai Kota Bogor. Pasalnya, sudah sejak lama ia berencana untuk mengisi ruang-ruang di Balai Kota Bogor ataupun titik-titik lainnya dengan hasil patung dari seniman Kota Bogor.
“Saya masih agak jarang melihat pameran seni seperti ini di Kota Bogor yang walaupun jumlah karyanya tidak banyak tetapi kualitasnya bernilai tinggi dan layak diapresiasi,” katanya.
Ketua Dekranasda Kota Bogor Yane Ardian mengatakan, ia mempunyai tiga prinsip hidup, yakni ilmu, akal dan rasa yang masing-masing harus diasah.
Dan menurutnya untuk mengasah rasa dilakukan dengan karya seni. Tak ayal, dirinya sangat mendukung ide Wali Kota untuk menempatkan patung-patung di Balai Kota Bogor ataupun titik lainnya.
“Mudah-mudahan karya seniman lokal Kota Bogor bisa dipublikasikan dan dikenal masyarakat lebih luas dan terus menghasilkan karya-karya terbaik yang akhirnya Kota Bogor bisa disorot dunia di bidang karya seninya,” jelasnya.
Sementara itu, Seniman Yana W. Sucipto mengatakan, craft dalam pandangan masyarakat itu kerajinan padahal craft dalam pandangan seniman ada sisi lain yang lebih spesifikasi.
Perbedaan craft dan art craft secara bentuk dan visual bisa terlihat karena art craft lebih personal dan dalam karyanya memiliki sisi independen yang menjadi ciri khasnya.
“Hal ini yang ingin kami tularkan ke masyarakat, kalau art craft itu istimewa. Harapan kami bisa terus dikembangkan dan kami akan dengan senang hati untuk memberikan informasi,” katanya. (As)
Editor : Tobing







