Leuwiliang, BogorUpdate.com
Ketua Yayasan Piqih Wanita Indonesia ustad Syamsuddin, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren (Ponpes) di Desa Pabangbon Kecamatan Leuwiliang Kabupaten Bogor. Kegiatan tersebut juga dihadiri Muspika serta Kepala Desa dan tokoh masyarakat, pada selasa (6/7/21).
Dalam Sambutannya Kades Pabangbon Endang Rohendi, menyambut positif hadirnya Yayasan Piqih Wanita Indonesia di Wilayahnya.
“Sangat mendukung sekali, karna akan jelas dampak manfaatnya buat masyarakat Desa Pabangbon. Keberadaan Pondok Pesantren ini nantinya bisa menyerap para santri khususnya yatim piatu dan dhuafa diwilayah nya untuk bersekolah agama secara gratis,” ujar Endang kepada wartawan.
Lanjut Endang menambahkan, dengan dibangun nya Pondok Pesantren nanti nya dapat membangun pendidikan untuk melahirkan generasi yang berahklak, berbudi pekerti, cerdas, berkualitas, maju dan sejahtera, membutuhkan dukungan dan kolaborasi semua pihak.
“Harapan terbesar kami pihak Pemerintah Desa kepada Yayasan Piqih Wanita Indonesia, nantinya bisa memberikan kontribusi baik manfat Pendidikan serta dapat mendongkrak ekonomi masyarakat sekitar,” ungkapnya.
Sementara itu Ketua Yayasan Piqih Wanita Indonesia Ustad Syamsudin mengucapkan, terima kasih atas dukungan semua pihak dalam pembangunan Ponpes tersebut.
Tujuan pembangunan Pondok Pesantren ini adalah agar dapat memberikan efek manfaat bagi masyarakat sekitar khususnya, dalam ilmu agama dalam pengembangannya kedepan.
“Hari ini kami melakukan peletakan batu pertama pembangunan Ponpes gratis bagi anak yatim dan dhuafa, karena kehadiran pesantren harus memberikan efek manfaat, minimal ilmu agama maupun ilmu dunianya, dengan mengembangkan santri-santri, yang nantinya setelah lulus akan kembali kepada lingkungan masyarakat disekitarnya untuk diajarkan dan di kembangkan ilmu Al-Qur’an, nya kepada masyarakat,” ujarnya.
Selain itu Sambung Syamsudin, Ia menuturkan, Keberadaan Ponpes nantinya dapat memberikan efek manfaat secara Ekonomi, maka untuk kemandirian pesantren nantinya akan dibangun program wisata berbasis adab dan ahlak, agrowisata juga kami bangun dengan fasilitas mini zoon, serta peternakan dan perikanan.
“Ini jelas secara ekonomi akan berdampak manfaatnya kepada masyarakat secara langsung,” tuturnya.
Ia menambahkan, Pondok Pesantren yang akan dikelola nya ini kedepannya akan menjadi rujukan nasional maupun internasional dengan kurikulum jenjang pendidikan mulai tingkat SD hingga Perguruan tinggi.
Ia mengaku perizinan yang akan ditempuh untuk pembangunan Pondok Pesantren dan pembangunan lainnya sedang dalam proses.
Pihak nya akan mengikuti prosedural sesuai tahapan hingga sampai proses pembangunan nantinya.
“Setelah selesai pembangunan Ponpes ini, rencananya kami akan mengundang untuk diresmikan secara simbolis oleh Bupati Bogor Ade Yasin,” pungkasnya.
(Agus Komeng/Bing)
