Gunung Putri, BogorUpdate.com – Ratusan massa melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Senin sore, (15/9/2025).
Berdasarkan video yang beredar, ratusan massa menggeruduk Kantor Desa Bojong Kulur dengan mendesak Kepala Desa (Kades) setempat untuk mundur dari jabatannya.
Bahkan, dalam video itu pun massa terlihat melempar sejumlah botol Aqua yang masih berisi air terhadap petugas keamanan yang mengawal aksi demo tersebut.
Koordinator Aksi Demo, Ahmad Fauzi mengatakan bahwa unjuk rasa itu dilakukan murni dari keresahan masyarakat setempat.
“Ini adalah keresahan dari masyarakat semua, ini murni kami melakukan aksi ini. Tidak mungkin kami melakukan aksi ini tanpa ada dorongan dari masyarakat yang mau menyampaikan hak dan pendapatnya,” ujar Ahmad Fauzi kepada wartawan.
Fauzi menilai, Firman Riansyah yang menjabat sebagai Kades Bojong Kulur bertindak sewenang-wenang.
“Masalah terkait amil yang diberhentikan secara sepihak tanpa ada musyawarah, karena bagaimanapun desa itu harus musyawarah, tokoh masyarakat harus dilibatkan, intinya harus melibatkan banyak pihak,” paparnya.
Selain itu, kata Fauzi, ada pembentukan kepengurusan baru soal komite olahraga desa.
Pasalnya, lanjut dia, periode komite desa mestinya selesai pada 2027. Namun, komite itu diberhentikan dan dibentuk kepengurusan baru di 2025.
“Tuntutannya banyak. Komite olahraga desa yang masa periodenya harusnya 2027 selesai, tapi diberhentikan dan dibentuk kepengurusan baru di 2025 ini tanpa adanya konfirmasi dari pihak Kades atau Pordes yang memang berjalan,” katanya.
Oleh karena itu, Fauzi mendesak Firman Riansyah mundur dari jabatannya sebagai Kades Bojong Kulur.
“Seolah masyarakat ini tidak dianggap, kurang sosialisasi dari Kadesnya terhadap masyarakat. Banyak keputusan yang diambil secara sepihak, ketika kami tidak dilibatkan maka kami bereaksi dan ini perlu ada perbaikan,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapolsek Gunung Putri, Kompol Aulia Robby Kartika Putra mengungkapkan bahwa demo tersebut berjalan kondusif usai pihaknya melakukan pengawalan di depan Kantor Desa Bojong Kulur.
“Memang massa kita persilahkan masuk dari awal, sekarang situasinya sudah aman kondusif tertib dan massa sudah selesai pada kembali ke rumah masing-masing,” singkat Kompol Robby kepada BogorUpdate.com saat dikonfirmasi via seluler. (Erwin)
