Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeHukum & KriminalNews

Heboh! Warga Cimandala Temukan Mortir Diduga Sisa Perang Dunia II di Sungai Ciluar Bogor

×

Heboh! Warga Cimandala Temukan Mortir Diduga Sisa Perang Dunia II di Sungai Ciluar Bogor

Sebarkan artikel ini

Warga temukan mortir diduga sisa perang dunia II di sungai Ciluar Bogor. (Ist)

Sukaraja, BogorUpdate.com – Warga Kampung Ciluar, Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, digemparkan dengan penemuan sebuah mortir yang diduga merupakan sisa Perang Dunia II.

Mortir tersebut ditemukan dalam kondisi berkarat namun diduga masih aktif oleh warga yang sedang melakukan kerja bakti di bantaran Sungai Ciluar pada Minggu (24/11/24) sekitar pukul 09.30 WIB.

Penemuan ini berawal dari aktivitas kerja bakti pembangunan turap di bantaran sungai. Salah seorang warga bernama Rohman (42) menemukan benda mencurigakan yang tertutup lumpur dan bebatuan di sekitar lokasi.

“Saat sedang membersihkan area bantaran sungai, saya melihat benda aneh yang tertutup tanah dan batu. Setelah saya angkat, ternyata itu mortir,” ungkap Rohman.

Penemuan mortir ini langsung dilaporkan warga kepada aparat keamanan setempat. Babinsa Desa Cimandala, Sersan Mayor Bambang Sumoro, dan Bhabinkamtibmas segera tiba di lokasi untuk memastikan situasi tetap aman.

“Setelah dilakukan pengecekan, benda tersebut memang mortir dengan panjang sekitar 40 cm. Meskipun sudah berkarat, kami menduga mortir ini masih aktif,” ujar Serma Bambang.

Mortir tersebut kemudian dievakuasi dengan hati-hati dan dibawa ke Polsek Sukaraja untuk diamankan sambil menunggu tim Gegana yang akan melakukan penanganan lebih lanjut.

“Mortir ini kami bawa ke tempat yang lebih aman, yakni Polsek Sukaraja, untuk proses penyelidikan dan penyerahan ke tim Gegana,” tambahnya.

Penemuan mortir ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tetap waspada, terutama di kawasan yang mungkin pernah menjadi lokasi konflik di masa lalu. Aparat desa dan kepolisian juga mengimbau warga agar segera melaporkan jika menemukan benda mencurigakan serupa untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Dengan penanganan yang cepat dan tepat, situasi di Kampung Ciluar kini kembali kondusif. Namun, penemuan mortir ini menjadi peristiwa yang meninggalkan cerita menarik sekaligus menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat setempat.

“Kami mengapresiasi laporan cepat dari warga dan kolaborasi aparat dalam menangani temuan ini. Semoga ke depan kita dapat lebih berhati-hati dan waspada,” tutup Serma Bambang. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *