BogorUpdate.com – Dua minggu sebelum tsunami di Tanjung Lesung, Banten, menerjang dan menewaskannya, Muhammad Awal Purbani atau Bani Seventeen mengunggah dua foto di Instagram. Jika dikaitkan dengan musibah yang menimpa dirinya, kata-kata yang dituliskan Bani itu seperti sebuah firasat.
Di foto yang diunggah mendiang Bani pada Sabtu (8/12/18) lalu, pemain bas Seventeen itu menuliskan soal sifat kanaah, yaitu merasa cukup dengan apa yang dimiliki karena dunia tak akan abadi.
“Qanaah itu lebih baik, karena kita di dunia ini cuma sementara,” tulis Bani.
Dalam unggahannya tersebut, mendiang Bani berpose mirror selfie dengan ekspresi wajah teduh yang gambarkan kepasrahan.
Tiga hari kemudian, Selasa (11/12/18) Bani mengunggah foto saat tengah berjalan-jalan naik motor dengan putrinya. Anak perempuannya itu membonceng di depannya, dan terlihat sangat bahagia. Mendiang Bani sendiri tersenyum ke arah kamera, senang bisa kembali berkumpul dengan keluarga.
“Hore bapakku pulang..” tulis Bani wakilkan kegembiraan sang putri bertemu dirinya.
Namun siapa sangka, tepat dua minggu kemudian, Sabtu (22/12/18), putrinya tak bisa lagi melihat sang ayah pulang. Karena kini, ayahnya tercinta sudah dipanggil Yang Kuasa, pulan ke keabadian.
Editor : Endi | Cumicumi.com
