Cibinong, BogorUpdate.com – Karang Taruna Kabupaten Bogor menghadirkan program Usaha Ekonomi Produktif (UEP) untuk mendorong kemandirian ekonomi pemuda di Bumi Tegar Beriman.
Ketua Karang Taruna Kabupaten Bogor, Heri Gunawan mengatakan bahwa dihadirkannya program itu lantaran merupakan asta cita pihaknya dalam membantu pemerintah untuk mencetak pengusaha muda.
“Asta cita Karang Taruna harus mendukung setiap langkah-langkah program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor,” ujar Heri Gunawan kepada wartawan, Jumat, (14/11/2025).
“Tentunya, ini selaras dalam menjawab tantangan persoalan pengangguran dan membuka peluang usaha baru di kalangan pemuda dan membangun kemandirian berorganisasi,” sambungnya.
Pria yang akrab disapa Hergun itu menjelaskan, program itu bukan sekadar seremonial. Mengingat, Karang Taruna Kabupaten Bogor memiliki banyak kader pengusaha muda yang telah bergerak lama mengelola usaha sendiri.
“Program ini stimulus agar usaha teman-teman pengurus Karang Taruna di Kabupaten Bogor hingga kecamatan dan desa yang sudah berjalan bisa berkembang, sehingga bisa merekrut masyarakat sekitar untuk menekan angka pengangguran,” ucapnya.
Saat ini, kata Hergun, pihaknya telah membuat roadmap untuk masa depan pemuda dalam menghadapi bonus demografi dan Indonesia Emas 2045, salah satunya menciptakan lapangan kerja pengusaha baru.
“Salah satunya program UEP ini, kami menyiapkan pemuda yang bisa memimpin, mengelola ekonomi secara mandiri, dan pemuda yang bisa memberikan dampak bagi masyarakat sekitar,” tuturnya.
Lebih lanjut, Hergun berharap program itu nantinya bisa menjadi rujukan Pemkab Bogor dalam mengelola pemuda, dan memanfaatkan potensi para pemuda di seluruh penjuru Kabupaten Bogor.
“Kami akan terus bersedia jika pemerintah memerintahkan kita untuk mengembangkan pemuda, sebab kepengurusan kita ada di setiap kecamatan, desa hingga RT dan RW. Dengan berkolaborasi, bonus demografi adalah sebuah keniscayaan,” harapnya.
Sementara itu, Bupati Bogor, Rudy Susmanto mendukung penuh hadirnya program tersebut.
“Kami berkomitmen untuk menghidupkan ekonomi desa, memberdayakan UMKM, dan memperkuat pembangunan berbasis potensi lokal,” kata Rudy Susmanto.
Dengan langkah itu, Rudy berharap bisa mencetak pengusaha muda dan membantu pertumbuhan ekonomi lokal.
“Semoga mendorong ekonomi rakyat, pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal,” tutupnya. (Erwin)













