Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeNews

Ketua Paguyuban BPD Cariu Desak BBWS Ganti Tanah Pemda yang Digunakan untuk Proyek PSN

×

Ketua Paguyuban BPD Cariu Desak BBWS Ganti Tanah Pemda yang Digunakan untuk Proyek PSN

Sebarkan artikel ini

Cariu, BogorUpdate.com – Ketua Paguyuban BPD Kecamatan Cariu, Ujam Jaenudin, angkat bicara soal penggunaan lahan milik Pemerintah Daerah (Pemda) yang masuk ntuk proyek nasional.

Tanah yang semula diperuntukkan sebagai area pemakaman itu kini digunakan dalam rangka pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Cibeet – Cijuray yang dikelola oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

Saat agenda reses anggota DPRD Kabupaten Bogor masa sidang III, Ujam yang juga menjabat Ketua BPD Desa Babakan Raden menyampaikan harapannya agar pihak BBWS segera menyelesaikan persoalan ini.

“Saya berharap tanah tersebut bisa diganti kembali kepada warga Cariu, karena itu tanah milik Pemda yang diperuntukkan untuk kepentingan umum, bukan pribadi,” ujar Ujam.

Ia menegaskan bahwa jika memang tanah itu digunakan untuk keperluan proyek nasional, maka sudah seharusnya diganti sesuai fungsinya semula sebagai fasilitas sosial dan fasilitas umum (pasos-fasum).

“Saya mendukung program PSN, tapi jika menyangkut kepentingan masyarakat, maka penggantian lahan itu adalah hal yang mutlak. Harus dikembalikan seperti semula, sebagai tanah makam atau fasilitas umum bagi warga, khususnya yang terdampak langsung di wilayah Desa Kutamekar,” tegasnya.

Menurut Ujam, keberadaan tanah tersebut selama ini diketahui sebagai aset Pemda. Maka, pemanfaatannya harus tetap berpijak pada prinsip kepentingan masyarakat luas.

“Setahu saya itu tanah Pemda. Artinya, karena itu milik pemerintah daerah, maka fungsinya adalah untuk umat. Pihak yang menggunakan lahan itu untuk proyek wajib menggantinya agar masyarakat tidak dirugikan,” tambahnya.

Pernyataan ini memperkuat desakan dari DPRD Kabupaten Bogor agar ada kejelasan status dan kompensasi atas tanah-tanah milik daerah yang terdampak proyek nasional.

Masyarakat Cariu kini menanti langkah konkret dari pihak terkait untuk menuntaskan persoalan ini dengan bijak dan transparan. (Gus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *