Klapanunggal, BogorUpdate.com – Viral, seorang suami diduga memukuli istrinya hingga mengancam menyebarkan foto vulgarnya di Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor.
Berdasarkan video yang beredar di media sosial, pria tersebut terlihat memukul wajah istrinya yang terekam melalui kamera CCTV di dalam toko.
Bahkan, sang istri pun sampai memohon ampun ke kaki suaminya usai diduga tidak kuat dipukuli.
Mengenai hal itu, Kapolsek Klapanunggal, AKP Silfi Adi Putri mengatakan bahwa saat ini pihaknya belum bisa membenarkan adanya kejadian tersebut di wilayah hukumnya.
Mengingat, tambah Silfi, jenis pelaporan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) masuk ke ranah unit Perlindungan Anak dan Perempuan (PPA) yang menangani.
“Dicek dulu ya, karena untuk KDRT pelaporannya di unit PPA,” ujar AKP Silfi Adi Putri saat dikonfirmasi BogorUpdate.com via seluler, Rabu, (16/7/25).
Sementara itu, Kanit PPA Satreskrim Polres Bogor, Ipda Ndaru Cahya Diana mengaku belum menerima akan adanya kasus KDRT tersebut.
“Kami cek di PPA belum ada laporan,” singkat Ipda Ndaru Cahya Diana.
Seperti diketahui, video viral tersebut menarasikan bahwa kasus KDRT yang menimpa wanita itu disebabkan perbedaan pendapat.
“Kisah nyata ini datang dari seorang wanita asal Klapanunggal, Bogor, yang hidupnya berubah sejak menikah. Awalnya beda pendapat kecil, tapi lama-lama semua hal kecil pun bikin pasangan emosi,” tulis video viral tersebut.
“Gak bisa diajak diskusi, langsung main tangan. Bahkan, hal sepele kayak customer batal beli aja bisa jadi alasan pelaku ngamuk, hina-hina, sampai pukulin istri sendiri,” lanjutnya.
Selain itu, sang suami juga diduga sering membohongi istrinya untuk pergi dugem bersama wanita malam ke diskotik.
“Pelaku malah izin ke teman, tapi ternyata dugem bareng LC, mabok, dan bohongin istri. Saat istri mempertanyakan chat dari wanita lain, dia malah dibilang over cemburu dan pelaku playing victim ke keluarganya,” ungkapnya.
Parahnya lagi, sang suami juga diduga mengancam menyebarkan foto dan video vulgar istrinya karena kerap mempertanyakan isi pesan mesra dengan wanita lain.
“Ada ancaman penyebaran video dan foto pribadi, hinaan ke keluarga, dan aksi ngeludahin yang gak manusiawi. Ketika ibunya marah, pelaku malah lampiaskan ke istrinya,” tandasnya.
Akibatnya, wanita tersebut mengalami luka memar di bagian pelipis mata dan bagian paha.
Hingga berita ini dimuat, masih belum diketahui terkait motif dan kebenaran kejadian yang dikabarkan terjadi di kawasan Klapanunggal, Kabupaten Bogor tersebut. (Erwin)













