Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin. (Foto/DPR)
Hukum, BogorUpdate.com
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengajukan pencekalan ke luar negeri terhadap Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin ke Kementerian Hukum dan HAM.
Pencekalan tersebut dilakukan demi kepentingan proses hukum terutama dalam mengumpulkan keterangan terkait kasus dugaan suap terhadap penyidik KPK Stefanus Robin Tattju. Dalam kasus itu menjerat Walikota Tanjung Balai Sumatera Utara M Syahrial.
Mengenai permintaan tersebut, tim penyidik telah melakukan komunikasi serta koordinasi dengan pihak yang terkait. Pencekalan dilakukan kepada seseorang untuk kepentingan penyidikan, KPK tentu telah meminta permintaan pencekalan tersebut,” ungkap Ketua KPK, Firli Bahuri, Jumat (30/4/21).
“Pencekalan ini semata-mata hanya untuk kepentingan beserta kelancaran dalam proses permintaan keterangan seseorang,” sambungnya.
Jika disetujui, pencekalan ini akan berlaku selama kurang lebih enam bulan sejak masa berlakunya. Namun, hingga saat ini Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) belum mengonfirmasi pengajuan tersebut.
Pun, belum diketahui secara pasti juga apakah pihak Kemenkumham akan menerbitkan permohonan pengajuan pencekalan terhadap Azis Syamsuddin seperti yang diberikan pihak penyidik KPK.
(pmjnews/bu)






