Scroll untuk baca artikel
Home

Tiang Listrik di Flyover RE Martadinata Roboh Gegara Tanah Longsor

×

Tiang Listrik di Flyover RE Martadinata Roboh Gegara Tanah Longsor

Sebarkan artikel ini

Kota Bogor, BogorUpdate.com – Cuaca ekstrem yang melanda Kota Bogor kembali memicu bencana. Tanah di kawasan pangkal Flyover RE Martadinata dilaporkan mengalami pergeseran setelah diguyur hujan lebat sejak Sabtu (20/12/2025) siang.

Peristiwa tersebut menyebabkan sebuah tiang listrik beton ambruk dan menimpa warung warga, serta kabel listrik melintang hingga mengganggu akses jalan utama.

Pemilik warung, Kohar, mengatakan tanda-tanda ketidakstabilan tanah sudah terlihat sejak hujan mulai turun sekitar pukul 09.00 WIB. Ia melihat pembatas selokan di bagian belakang warung mulai bergeser.

“Dari pagi warga sudah curiga. Di belakang warung, pembatas selokan sudah mulai bergeser dan sebagian jatuh, tapi bangunan warung masih bertahan karena hujan sempat reda,” ujar Kohar.

Situasi memburuk ketika intensitas hujan meningkat sekitar pukul 11.00 WIB. Kohar yang sedang melayani pelanggan mendengar suara gemuruh dari bawah tanah.

“Saya langsung teriak ke orang-orang supaya menepi. Saya sempat menarik meja tempat air agar tidak ikut jatuh, tapi tanahnya lebih kuat. Meja malah terseret ke arah selokan,” tuturnya.

Tak lama kemudian, pergerakan tanah merobohkan sebagian besar bangunan warung. Tiang listrik yang ikut tumbang memperparah kerusakan karena kabelnya menyeret sisa material bangunan. Istri Kohar sempat terjepit puing, namun berhasil dievakuasi oleh warga.

“Warga langsung membantu. Istri saya sempat mengalami luka-luka, tapi sudah berhasil dievakuasi ke tempat yang aman,” ungkapnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya menerima laporan sekitar pukul 12.30 WIB. Menurut Dimas, kontur tanah yang labil menjadi penyebab utama ambruknya tiang listrik.

“Dari hasil peninjauan, lokasi penanaman tiang berada di tanah yang sudah bergeser. Curah hujan tinggi dan berlangsung cukup lama menggerus tanah sehingga tiang kehilangan tumpuan dan akhirnya roboh,” jelas Dimas.

Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas di Flyover RE Martadinata sempat ditutup karena kondisi kabel listrik yang membahayakan pengguna jalan. Satlantas dan PLN segera melakukan penanganan sehingga arus lalu lintas kini kembali dibuka secara bertahap.

“Sempat dilakukan penutupan arus. Setelah penanganan awal, lalu lintas kembali dibuka. Saat ini proses perbaikan masih berlangsung dan tiang listrik rencananya akan diangkut,” tambahnya.

Selain di kawasan RE Martadinata, BPBD Kota Bogor juga menangani kejadian serupa berupa jalan lingkungan ambles di kawasan Ahmad Yani, tepatnya di dekat SMA Yapis.

Mengingat puncak musim hujan diperkirakan berlangsung hingga Maret, BPBD mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Pastikan saluran air tidak tersumbat dan kondisi lingkungan aman. Jika ditemukan indikasi bahaya, segera laporkan kepada petugas agar bisa segera ditangani,” pungkas Dimas. (Abizar)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *